Beranda Nanggroe Ketua IDA yang Desak Tes Baca Alquran Capres Ternyata Pengurus Partai Pendukung...

Ketua IDA yang Desak Tes Baca Alquran Capres Ternyata Pengurus Partai Pendukung Jokowi

BERBAGI
Tgk. Maryuddin Ishak (kiri) saat konferensi pers sebagai ketua panitia pelaksanaan Musyawarah Raya Partai Daerah Aceh pada Maret 2018 lalu di Kantpr DPP-PDA. [Foto: AcehOnline/Reza Gunawan]

BANDA ACEH – Belakangan ini publik dihebohkan dengan getolnya desakan pengurus Ikatan Dai Aceh (IDA) yang meminta pasangan calon presiden yang akan bertarung pada Pilpres 2019 untuk mengikuti tes baca Alquran.

Namun ternyata, Ketua IDA, Tgk. Marsyuddin Ishak, merupakan salah satu pengurus partai politik lokal di Aceh, yaitu Partai Daerah Aceh (PDA). Dia juga tercatat sebagai calon anggota legislatif DPR Aceh Dapil Lhokseumawe-Aceh Utara.

PDA (awalnya merupakan akronim Partai Damai Aceh) merupakan partai politik pendukung Jokowi pada Pilpres 2014. Di 2018 sendiri, dalam beberapa konferensi pers pada acara PDA, partai ini juga menyatakan akan mendukung kandidat yang sama.

Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Partai Daerah Aceh (DPP-PDA), Teungku Razuan, ketika dikonfirmasi membenarkan Tgk. Marsyuddin atau yang akrab disapa Tgk. Mudas merupakan pengurus di PDA. Tgk. Marsyuddin sendiri, kata dia, saat ini menjabat sebagai wakil sekjen di DPPP-PDA.

“Iya benar, di DPP-PDA beliau wasekjen,” kata Sekjen DPP-PDA, Teungku Razuan, kepada acehonline.info, Selasa malam (15/1/209), melalui selularnya.

Namun terkait Tgk. Marsyuddin mendesak tes baca Alquran bagi calon presiden, Tengku Razuan menjelaskan, hal itu merupakan pribadinya sebagai Ketua Ikatan Dai Aceh dan tidak terkait apapun dengan PDA baik secara politik maupun non politik.

“Persoalan Tgk. Mudas sebagai wasekjen PDA itu persoalan lain. Itu (desakan tes baca Alquran terhadap capres) pribadi dia, bukan sebagai kapasitas wasekjen PDA, tapi sebagai ketua Dai Aceh. Tidak ada komunikasi apapun Tgk. Mudas kalau dalam hal ini,” jelasnya.

Ketika ditanyai terkait PDA merupakan parpol pendukung jokowi di 2014 dan sebelumnya beberapa kali konferensi pers di 2018 menyatakan akan mendukung Jokowi di Pilres 2019, Teungku Razuan mengatakan hingga kini PDA belum menyatakan sikap resmi apapun terkait dukungan terhadap pasangan calon presiden.

“Tahun 2014 iya kami bersama jokowi. Tapi untuk 2019, sampai detik ini kami belum mengambil sikap apapun terkait dukungan terhadap calon presiden. Karena ada beberapa hal yang masih kami pertimbangkan, maka sampai saat ini kami dalam posisi ‘tiarap’. Bukan tidak, tapi lebih tepat belum menyatakan dukungan,” ungkap Teungku Razuan.

“Mungkin last minute (menit terakhir) lah kami nyatakan dukungan. Walaunpun saat ini sudah masuk masa kampanye, namun untuk Aceh kan secara jumlah suaranya tidak terlalu berpengaruh, hanya saja nama besar Aceh yang berpengaruh terhadap dukungan capres,” tambahnya.

Sekretaris Jenderal Partai Daerah Aceh, Teungku Razuan. [Foto: AcehOnline/Reza Gunawan]
Sementara itu terkait usulan tes baca Alquran terhadap calon presiden itu sendiri, Teungku Razuan menyatakan secara pribadi dirinya mendukung hal tersebut.

“Kalau dilaksanakan lebih baik, kalau tidak ya tidak apa-apa juga, karena bukan menjadi syarat calon presiden. Kalau secara PDA, untuk konteks Aceh itu kami dukung, namun kalau konteks nasional belum bisa kami komentari, karena kami (PDA) hanya bersifat lokal,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Ikatan Dai Aceh Tgk. Marsyuddin belum berhasil dimintai tanggapanya terkait hal ini. Nomor selularnya saat dihubungi tidak aktif dan pesan singkat yang dikirimkan ke whatshapp-nya juga belum dibalas.

Sebelumnya, Ikatan Dai Aceh mengundang pasangan calon presiden 2019 untuk mengikuti tes baca Alquran pada 15 Januari 2019. Tes yang akan dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh ini akhirnya diundur pelaksanaannya dan disesuaikan dengan jadwal kegiatan kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden yakni Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. [Reza Gunawan]

Berita terkait:

PDA Tegaskan Belum Mendukung Jokowi di Pilpres 2019

Ketua IDA Tegaskan Jangan Libatkan PDA Dalam Persoalan Tes Baca Alquran Capres

BERBAGI