Beranda Nanggroe Banyak Berkorban untuk Indonesia, Aceh Menjadi Perhatian Khusus Prabowo

Banyak Berkorban untuk Indonesia, Aceh Menjadi Perhatian Khusus Prabowo

BERBAGI
Presidium Gerakan Nasional Prabowo Presiden, Cut Meutia Adrina. [Foto: AcehOnline/Reza Gunawan]

BANDA ACEH – Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, berkunjung ke Aceh untuk menghadiri acara peringatan 14 tahun Tsunami Aceh, Rabu (26/12/2018). Presidium Gerakan Nasional Prabowo Presiden, Cut Meutia Adrina, mengatakan hadirnya Prabowo tersebut sebagai bentuk perhatian khusus untuk Aceh.

“Pak Prabowo pernah berbicara bahwa Aceh telah banyak berkorban untuk Indonesia, jadi tentunya harus ada perhatian khusus untuk masyarakat Aceh,” kata Cut Meutia Adrina yang juga Anggota Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa malam (25/12/2018).

Aceh, kata Cut Meutia Adrina, menjadi target suara khusus untuk Prabowo memenangkan Pilpres 2019 mendatang.

“Mualem juga sudah menargetkan 85 persen suara untuk kemenangan Prabowo-Sandi di Aceh. Kalau bisa ya 90 persen, kenapa enggak,” ujar Cut Meutia Adrina yang mengaku optimis Prabowo akan menang di Aceh.

Kehadiran Prabowo dalam peringatan 14 tahun Tsunami Aceh, Cut Meutia Adrina menambahkan, juga sebagai bentuk silaturahminya dengan masyarakat Aceh.

“Kegiatan utamanya peringatan Tsunami, untuk agenda lain itu tentatif,” jelas yang merupakan Caleg DPR-RI Dapil 1 Aceh dari Partai Gerindra ini.

Presidium Gerakan Nasional Prabowo Presiden Cut Meutia Adrina dan etua Satgas Satgas Sekber Lintas Ormas dan OKP Aceh untuk pemenangan Prabowo-Sandi, Nasrul Sufi.

Sementara itu Ketua Satgas Satgas Sekber Lintas Ormas dan OKP Aceh untuk pemenangan Prabowo-Sandi, Nasrul Sufi, mengatakan Prabowo Subianto dijadwalkan tiba di Aceh pada Rabu pagi, Pukul 10.00 WIB, melalui Bandara Sultan Iskandar Muda.

“Setelah tiba di Aceh, Pak Prabowo akan menuju ke Kuburan Massal Siron, lalu menuju Lampulo untuk acara puncak peringatan Tsunami Aceh. Selanjutnya menuju Masjid Raya Baiturrahman, setelah itu menuju ke salah satu dayah di Aceh Besar dan kembali ke Jakarta,” imbuh pria yang akrab disapa Teungku Abang ini. [Reza Gunawan]

BERBAGI