Beranda Nanggroe Abu Budiman: Putra Aceh Harus Berperan di Pusat

Abu Budiman: Putra Aceh Harus Berperan di Pusat

BERBAGI
Tgk Muharuddin saat bersilaturrahmi dengan Abu Budiman Pimpinan Dayah Ahlussunnah Wal Jama'ah Bener Meriah. [Foto: Istimewa]

BENER MERIAH – Pimpinan Dayah Ahlussunnah Wal Jama’ah Bener Meriah, Abu Budiman, mengatakan putra Aceh khususnya dari kalangan dayah, harus berperan di Pusat. Di Pemilu 2019 mendatang, Aceh harus mengirimkan wakil-wakil terbaik ke pusat (senayan) untuk memperjuangkan persoalan-persoalan yang ada di kalangan masyarakat Aceh.

“Jika jarum sudah masuk, maka benang akan lewat. Jika ada dari kalangan dayah yang ada di pusat, maka akan ada ‘angin segar’ untuk kami di dayah ini,” kata Abu Budiman saat menerima kunjungan Tgk. Muharuddin yang meminta do’a atas pencalonanya sebagai Caleg DPR-RI Partai NasDem Dapil Aceh 2 nomor urut 2, Selasa malam (4/12/2018), di Dayah Dayah Ahlussunnah Wal Jama’ah Bener Meriah.

‘Angin segar’ yang dimaksud, Abu Budiman menjelaskan, bukan berarti harus ditinjau dari sisi materil, melainkan banyak hal lain yang lebih bermanfaat.

“Jika ada putra Aceh di dalam, maka akan ada yang melihat apa yang dilakukan orang luar untuk Aceh. Jika tidak ada, kita tidak tahu apa yang dilakukan untuk Aceh,” ujarnya.

Mengenai isu kekinian di dalam politik, Abu Budiman yang merupakan alumni Dayah Darul Ulum Abu Tanoh Mirah Peusangan Bireuen ini mengatakan, hal itu tergantung dari cara pandang seseorang yang melihatnya.

“Orang melihat menurut kacamatanya. JIka memakai kacamata hitam, sesuatu yang maka akan hitam, beguti juga sebaliknya,” ungkap anggota MPU Aceh ini.

Kepada Tgk. Muharuddin yang juga merupakan alumni Pesantren Modern Misbahul Ulum Paloh dan Dayah Darul Falah Jeunieb tersebut, Abu Budiman juga berpesan orang yang murka kepada pemerintah tidak akan berpengaruh kepada iman, tetapi orang yang murka kepada agama itu akan bermasalah.

“’Orang yang berhasil itu atas ridha Allah. Untuk itu kita perlu berdoa, agar sesuatu yang dilakukan itu atas Ridha Allah. Meunyoe nyoe yang jroeh bak Allah, neubi jalan ya Allah. Jika hana jroeh, neubi jalan yang laen (Jika jalan ini baik bagi Allah, berilah jalan ya Allah, jika tidak bai, maka berilah jalan yang lain,” ungkap Abu Budiman.

Selain itu, dalam silaturrahmi itu Abu Budiman menyampaikan terima kasih kepada Tgk. Muharuddin yang telah menyempatkan diri berkunjung ke dayah yang dipimpinnya.

“Saya atas nama pribadi dan pesantren mengucapkan terima kasih atas kedatangannya sehingga silaturrahmi telah terjalin. Insya Allah jika ke Banda Aceh saya juga akan berkunjung singgah ke rumah,” kata Abu Budiman saat Tgk. Muharuddin memohon izin pamit untuk menuju ke Aceh Utara.

Serahkan bantuan kursi roda

Sebelum berkunjung ke Dayah Ahlussunnah Wal Jama’ah, Tgk. Muharuddin menyerahkan bantuan dua unit kursi roda kepada warga Aceh Tengah. Dua warga yang menerima bantuan kursi roda itu yani Syech Abddullah (70) dan M. Nur (67), warga Kenawat, Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah, yang menderita penyakit lumpuh.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat, sehingga mereka dapat beraktifitas lebih muda di pekarangan rumahnya,” ungkap Tgk. Muhar.

Tgk Muharuddin saat memberikan bantuan kursi roda untuk warga Aceh Tengah. [Foto: Riyanda]
Sementara itu, Yusmaini (38), anak dari Syech Abddullah, mengucapkan terimakasih kepada Tgk Muhar atas bantuan kursi roda yang diberikan tersebut. Dia menyebutkan, orang tuanya sudah menderita lumpuh sejak lima tahun terakhir.

Sementara M. Nur, tak kuasa menahan tangis karena terharu saat menerima bantuan kursi roda yang dibantu Tgk Muhar.

“Semoga Allah membalas kebaikan Tgk. Muhar yang telah membantu kami,” ungkapnya. [Reza Gunawan]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here