Beranda Ekonomi Penjualan BBM Bersubsidi di Aceh Tidak Merata

Penjualan BBM Bersubsidi di Aceh Tidak Merata

BERBAGI
Ilustrasi SPBU

BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh Jamaluddin T Muku mengatakan penjualan bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi untuk masyarakat di provinsi ujung barat Indonesia itu tidak merata.

“Kami melihat penjualan BBM subsidi seperti premium dan biosolar di Aceh tidak merata, hanya ada di wilayah tertentu saja,” katanya di Banda Aceh, Senin (12/11/2018).

Politisi Partai Demokrat itu menyebutkan, penjualan BBM subsidi tersebut hanya ada stasiun pengisian bahan bakar umum di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar serta di beberapa tempat lainnya.

Sementara, kata Jamaluddin T Muku, di Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan hampir di sepanjang pesisir timur Aceh dari Pidie hingga Aceh Tamiang, BBM subsidi tidak dijual di stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU.

Padahal, lanjut dia, perekonomian masyarakat Aceh sebagian besarnya belum mampu, sehingga masih membutuhkan BBM subsidi, seperti masyarakat lainnya di Indonesia.

“Di wilayah lainnya di Indonesia, seperti di Jakarta, BBM subsidi mudah didapat. Padahal, ekonomi mereka lebih baik dari masyarakat Aceh. Masyarakat Aceh juga berhak mendapat subsidi bahan bakar minyak,” ketus Jamaluddin T Muku.

Selama ini, sebut Jamaluddin T Muku, masyarakat Aceh mendapat BBM subisidi terkesan dipaksa menggunakan bahan bakar minyak nonsubsidi. Hal ini bisa dibuktikan sulitnya masyarakat mendapat BBM subsidi.

“Kami mendesak Pertamina mendistribusikan BBM subsidi secara merata di Aceh. Serta mengurangi BBM nonsubsidi, karena harga BBM nonsubsidi naik tiga bulan sekali,” pungkas Jamaluddin T Muku.

SUMBER: Antara Aceh

BERBAGI

1 KOMENTAR

  1. Penjualan BBM Bersubsidi di Aceh Tidak Merata?
    Itukan sama dengan wanita di acheh gak pakai jilbab semua. Konon katanya di Acheh harus pakai jilbab. Itu terkesan tidak serius, hanya bersenda gurau saja…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here