Beranda Nanggroe Haji Uma Upayakan Pemulangan Sebelas Warga Aceh yang Terlantar di Etikong

Haji Uma Upayakan Pemulangan Sebelas Warga Aceh yang Terlantar di Etikong

BERBAGI
Haji Uma berkonsultasi dengan pimpinan DPD-RI terkait pemulangan warga Aceh yang terlantar di Etikong

JAKARTA – Sebanyak 11 warga Aceh korban penipuan agen penyalur tenaga kerja ilegal saat ini masih berada di wilayah perbatasan Malaysia-Indonesia, tepatnya di Etikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Anggota DPD-RI asal Aceh Sudirman atau Haji Uma berupaya mengupayakan pemulangan warga Aceh yang terlantar tersebut.

“Para warga Aceh itu saat ini dalam kondisi memprihatinkan karena sudah tidak memiliki biaya untuk pulang ke Aceh hingga terlantar di Etikong. Hal ini melahirkan keprihatinan kita untuk mengupayakan pemulangan mereka,” kata Haji Uma dalam siaran pers yang diterima acehonline.info, Selasa (28/7/2018).

Haji Uma mengatakan dirinya setelah mengetahui hal tersebut dari pemberitaan media, langsung menugaskan staf ahlinya Muhammad Daud untuk berkomunikasi dengan para warga Aceh yang masih tertahan di Etikong.

“Dari hasil komunikasi, menurut Muhammad Dauh hingga saat ini kesebelas warga Aceh ini hingga kini masih berada di Polsek Etikong, Sanggau Provinsi Kalimantan Barat,” kata Haji Uma.

Menurut Staf Ahli Haji Uma, saat ini mereka tidak memiliki biaya sepeserpun dan butuh bantuan untuk proses pemulangan ke Aceh.

“Tim saya juga telah berkomunikasi dengan Kantor Daerah DPD RI di Pontianak untuk nantinya membantu tempat penampungan serta kendaraan bagi transportasi pengangkutan warga Aceh di sana,” ujarnya.

Sebelas warga Aceh yang terlantar di Etikong. [Foto: Istimewa]
Selain itu, Haji Uma mengatakan dirinya juga telah melakukan komunikasi dengan Ketua DPD RI, H. Oesman Sapta (OSO) dalam upaya untuk advokasi bagi pemulangan warga Aceh dari Etikong. Ketua DPD RI, kata Haji Uma, juga berkomitmen untuk turut membantu para warga Aceh tersebut.

“Alhamdulillah, kita telah menjalin komunikasi langsung dengan warga Aceh yang tertahan di Etikong via staf ahli, Muhammad Daud. Selain itu pada tingkatan lain, saya juga telah berbicara dengan Ketua DPD RI, Bapak Oesman Sapta yang berkomitmen membantu pemulangan para warga Aceh dari Etikong, Kalbar”, ungkap Haji Uma.

Haji Uma melanjutkan, bahwa sejauh ini telah ada solusi bagi advokasi pemulangan warga Aceh yang terlantar di Etikong. Ketua DPD RI akan turut membantu biaya pemulangan dan Kantor DPD RI Provinsi Kalimantan Barat juga membantu tempat penampungan sementara serta dukungan transportasi.

“Kita akan terus berkomunikasi dengan warga Aceh di sana sembari mengupayakan proses bagi pemulangan mereka ke Aceh. Dalam hal ini, kita berdoa dan berharap agar proses yang sedang kita upayakan berjalan lancar tanpa hambatan. Sehingga para saudara kita dapat secepatnya kembali ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga,” ujar Haji Uma. [RILIS]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here