Beranda Hukum Dalami Kasus Dugaan Suap Otsus Aceh, KPK Periksa Tiga Pejabat Kemendagri

Dalami Kasus Dugaan Suap Otsus Aceh, KPK Periksa Tiga Pejabat Kemendagri

BERBAGI
Juri Bicara KPK Febri Diansyah [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap dana otonomi khusus (Otsus) Aceh yang melibatkan Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf. Penyidik KPK telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus tersebut. Kali ini, tiga pejabat di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga turut diperiksa KPK.

“Hari ini, Kamis 9 Agustus 2018 dilakukan pemeriksaan terhadap 3 orang saksi untuk tersangka IY, Gubernur Aceh,” kata Juru Bicara Febri Diansyah kepada acehonline.info, Kamis sore (9/8/2018).

Febri menjelaskan ketiga saksi yang diperiksa itu adalah Indra Baskoro (Sekretaris Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri), Sumarsono (Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri), serta M. Arduan Novianto (Direktur Fasilitas Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah Kemendagri)

“Kepada para saksi didalami terkait aturan tentang alokasi dan proses penganggaran dana otsus Aceh,” jelas Febri.

Sebelumnya, KPK telah memeriksa sejumlah saksi di jajaran Pemerintah Aceh terkait kasus dugaan suap Irwandi Yusuf tersebut. Mereka yang diperiksa adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Fajri MT, Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang Sayid Fadhil, mantan kepala Dinas Kepemudaan dan Olah Raga Musri Indris, dan Kepala Dispora Darmansyah, Kadis PUPR Aceh Fajri, (Kadis Sosial Aceh Alhudri, serta Asisten II Pemerintah Aceh Taqwallah.

Selain itu, penyidik KPK juga telah memeriksa istri gubernur Aceh Darwati A Gani terkait dokumen yang ditemukan saat penggeledahan di kediaman pribadi Irwandi. Steffy Burase yang merupakan tenaga ahli Aceh Marathon juga telah tiga kali diperiksa KPK.

Di Polda Aceh beberapa waktu lalu, tim menyidik KPK juga telah memeriksa sejumlah saksi mulai dari kalangan pejabat, pegawai unit pelelangan Pemerintah Aceh, serta pegawai bank.

Sejumlah kantor dinas Pemeritah Aceh juga telah digeledah tim penyidik KPK seperti Dinas PUPR, Dispora, Dinas Pendidikan Aceh, serta Dinas Kesehatan Aceh. [Reza Gunawan]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here