Beranda Ekonomi Pemerintah India Jalin Kerja Sama Bidang Perdagangan dengan Pelindo I Malahayati

Pemerintah India Jalin Kerja Sama Bidang Perdagangan dengan Pelindo I Malahayati

BERBAGI
Duta Besar India saat berkunjung ke Pelindo I Malahayati Banda Aceh. [Foto: Syukran Jazilla]

BANDA ACEH – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo I Cabang Malahayati Banda Aceh menjalin kerja sama dengan negara India dibidang perdagangan melalui jalur pelabuhan. Hal ini disampaikan Jonedi, PMO Pengembangan Bisnis PT Pelindo I saat menerima kunjungan Duta Besar India di Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Banda Aceh Rabu 11 Juli 2018.

Secara kepelabuhanan, kerja sama dengan pemerintah India melalui jalur pelabuhan juga dapat menumbuhkan ekonomi pada masyarakat setempat, apalagi jalur Pelabuhan Malahayai cukup dekat dengan pulau Andaman dan Nikobar.

“Peningkatan ekonomi masyarakat setempat juga akan meningkat selain menyerap tenaga kerja jika pelabuhan ini dibuka untuk perdagangan internasional,” kata Jonedi, Rabu, usai menerima delegasi dari negara India di kantornya.

Saat ini, kata Jonedi, Pelabuhan Cabang I Malahayati kapasitasnya sangat banyak. Semakin cepat kerja sama ini dilakukan semakin bagus.

“Semua fasilitas kita punya, mulai dari gudang, lapangan, dermaga dan sangat memungkinkan disandari oleh kapal baik ekspor maupun impor,” katanya.

Sementara dari delegasi Pemerintah India sendiri, Jonedi mengatakan mereka sangat tertarik dan memungkinkan melakukan kegiatan-kegiatan pengapalan sebagai mata rantai transportasi perdagangan Internasional.

“Kita dari Pelindo siap membantu, menunjang kegiatan ekspor-impor, otomatis membantu meningkatkan devisa negara,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Jonedi mengharapkan kerja sama dibidang perdagangan melalui Pelindo Cabang Malahayati dapat meningkatkan efektifitas pengadaan barang dan harga yang lebih cepat di negara Indonesia khususnya Aceh.

“Kalau jalur distribusi barang melalui pelabuhan ini dibuka maka barang-barang yang dikirim ke Aceh akan lebih cepat sampai, dan packing barangnya lebih banyak dan aman,” katanya

Selain itu dia juga mengatakan, efektfitas jalur perdagangan ini idealnya berimbas kepada harga barang tersebut. Jika barang dari pulau Jawa dibawa masuk ke Aceh (ke luar pulau Jawa) ini menggunakan jalur darat pasti barang tersebut dibongkar di Medan, dan biaya atau harga barang pun meningkat.

“Kita mau harga barang itu sama saat di  berada di pulau Jawa, dan saat berada diluar pulau jawa, kalau masuk melalui jalur darat, dua kali kerja disamping biayanya juga tinggi,” katanya.

Duta Besar India saat berkunjung ke Pelindo I Malahayati Banda Aceh. [Foto: Syukran Jazila]
Sementara itu, General Manager Pelindo I Cabang Malahayati Banda Aceh Sam Arifin mengatakan, para dubes India juga sudah melihat ada pengepakan yang Semen Padang siap dikapalkan, pengapalan semennya yang dibawa ke luar negeri atau ke pulau Nikobar itu sangat memungkinkan.

“Mereka tanya proses ekspornya seperti apa, saya harapkan dengan kedatangan mereka dan langsung melihatnya sendiri semen ini bisa diekspor ke negara India,” kata Arifin.

Dengan kedatangan mereka, kata Arifin, apa yang dibutuhkan mereka disana juga bisa disupplai dari Aceh untuk negara tersebut.

“Itu juga dibutuhkan aturan hubungan negara Indonesia denga India terkait hal ini,” ujarnya. [Syukran Jazila]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here