Beranda Hukum KPK Dalami Informasi Aliran Dana Kasus Suap Irwandi Yusuf dan Komunikasi Pihak...

KPK Dalami Informasi Aliran Dana Kasus Suap Irwandi Yusuf dan Komunikasi Pihak Terkait

BERBAGI
Penyidik KPK saat memasuki Gedung Ditreskrimsus Polda Aceh tempat pemeriksaan Irwandi Yusuf beberapa waktu lalu. [Foto: AcehOnline/Reza Gunawan]

BANDA ACEH – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan tim penyidik KPK saat ini terus mendalami kasus dugaan suap Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf. KPK saat ini tengah mendalami informasi-informasi terkait aliran dana dan pihak-pihak terkait kasus tersebut.

“Sesuai dengan jadwal pemeriksaan saksi hari ini, seluruh saksi yang dipanggil datang ke penyidik untuk dilakukan pemeriksaan di Polda Aceh. Dari 6 orang saksi tersebut KPK terus mendalami informasi-informasi terkait aliran dana dan komunikasi di antara pihak-pihak yang terkait dalam perkara ini,” kata Juru Bicara KPK Febri lewat pesan whatshap yang dilayangkan ke acehonline.info, Kamis sore (12/7/2018).

Besok, Febri menambahkan, direncanakan penyidik KPK akan memeriksa sembilan orang saksi lainnya di Mapolda Aceh.

“Kami imbau agar para saksi juga koperatif dan menghadiri pemeriksaan tersebut. Kejujuran dari para saksi akan membantu penguatan kasus ini,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, hari ini Kamis, 12 Juli 2018,  tim penyidik KPK memeriksa enam orang terkait kasus suap terhadap Gubernur Aceh non-aktif Irwandi Yusuf. Pemeriksaan para saksi tersebut dilakukan di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Aceh.

“Ini sebagai rangkaian dari penyidikan dugaan suap terhadap Gub Aceh terkait Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA),” kata Febri.

Para saksi tersebut, kata Febri, merupakan berasal dari pihak swasta. Namun dirinya tidak menyebutkan nama-nama saksi yang menjalani pemeriksaan di Mapolda Aceh tersebut.

Sebelumnya, KPK telah menyurati 15 orang saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan suap Irwandi Yusuf. Para saksi tersebut berasal dari pihak swasta dan pegawai negeri sipil.

Sementara itu untuk empat saksi yang dicekal ke luar negeri, Febri menambahkan, akan dilakukan pemeriksaan pekan depan. Keempat orang itu yakni Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Aceh Nizarli, Kepala Dinas PUPR Aceh Rizal Aswandi, panitia Aceh Marathon International Fenny Steffy Burase, dan Teuku Fadhilatul Amri. [Reza Gunawan]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here