Beranda Olahraga Belgia Kubur Brasil di Kazan Arena

Belgia Kubur Brasil di Kazan Arena

BERBAGI
Bintang Brasil Neymar ungkapkan kekecewaan saat kalah dari Belgia. [Foto: Reuters]

Kazan – Kazan Arena kembali menjadi kuburan raksasa. Setelah Jerman dan Argentina tumbang, giliran Brasil yang harus menelan pil pahit di stadion ini.

Menghadapi Belgia dalam perempatfinal Piala Dunia, Jumat 6 Juli 2018 atau Sabtu dini hari WIB, Brasil bermain dominan di 10 menit pertama. Ada peluang emas yang mereka dapatkan pada menit tujuh, dan hampir saja berbuah gol.

Namun, sepakan Thiago Silva masih mengenai tiang gawang dan bola mampu diamankan Thibaut Courtois.

Asyik menyerang, Brasil malah kebobolan di menit 13. Pergerakan Vincent Kompany saat mencoba menyambut umpan sepak pojok Kevin De Bruyne diawasi oleh Fernandinho.

Sialnya, ketika ingin menempel Kompany, bola hasil umpan De Bruyne malah mengarah ke Fernandinho. Bola menyentuh bahu Fernandinho dan berubah arah. Kiper Brasil, Alisson Becker, tak mampu menepis bola dan Belgia unggul 1-0.

Dalam kondisi tertinggal, Brasil meningkatkan intensitas serangan. Mereka terus menekan dan membuat Belgia hanya menunggu di garis pertahanan mereka.

Ternyata, bermain pasif sudah menjadi bagian dari taktik Belgia. Siasat ini benar-benar efektif demi memukul Brasil.

Bermula dari situasi sepak pojok yang didapat Brasil di menit 30, Belgia mampu mematahkan peluang mereka.

Selanjutnya, para pemain Belgia dengan cepat menyusun serangan balik. Romelu Lukaku jadi poros dalam serangan balik ini.

Sukses menguasai bola, Lukaku memberikan umpan manis kepada Kevin De Bruyne. Cukup beberapa sentuhan saja, De Bruyne melepaskan sepakan keras dan terukur.

Boom! Bola meluncur deras ke pojok kanan gawang Alisson, Belgia unggul dua gol hingga jeda.

Pada paruh kedua, Brasil melakukan perubahan. Pelatih Brasil, Tite, memasukkan Roberto Firmino demi menggantikan Willian. Usai masuknya Firmino, Brasil bermain lebih agresif.

Mereka terus menekan pertahanan Belgia. Peluang demi peluang mereka ciptakan. Namun, hingga laga memasuki menit 70, belum ada gol yang berhasil mereka buat.

Tite akhirnya menarik Paulinho dan menggantikannya dengan Renato Augusto. Keputusan ini berbuah manis.

Baru tiga menit Renato bermain, sudah ada gol yang dicetaknya. Renato mencetak gol lewat tandukannya setelah meneruskan umpan Philippe Coutinho.

Selecao terus menekan Belgia, berharap bisa mencetak gol penyeimbang. Namun, hingga peluit akhir berbunyi, mereka tak kunjung mencetak gol.

Brasil tersingkir dan tak ada lagi wakil Amerika Selatan di Piala Dunia 2018.

Susunan Pemain
Brasil: Alisson Becker (GK); Fagner, Thiago Silva, Joao Miranda, Marcelo; Paulinho (Renato Augusto 73′), Fernandinho; Willian (Roberto Firmino 46′), Philippe Coutinho, Neymar; Gabriel Jesus (Douglas Costa 58′).

Belgia: Thibaut Courtois (GK); Toby Alderweireld, Vincent Kompany, Jan Vertonghen; Thomas Meunier, Axel Witsel, Marouane Fellaini, Nacer Chadli (Thomas Vermaelen 82′); Eden Hazard, Romelu Lukaku (Youri Tielemans 87′), Kevin De Bruyne.

SUMBER: Viva.co.id

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here