Beranda Tausiah Yayasan Cahaya Aceh Gelar Tahfidz Gratis

Yayasan Cahaya Aceh Gelar Tahfidz Gratis

BERBAGI
Peserta tahfidz gratis di Balai Cahaya Aceh Desa Lambada Lhok , Aceh Besar. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH – Yayasan Cahaya Aceh menggelar program tahfidz perdana untuk anak-anak secara gratis dalam bulan Ramadhan 1439 Hijriah. Program yang dipusatkan di Balai Cahaya Aceh Desa Lambada Lhok, Aceh Besar, tersebut diikuti hampir 100 peserta dari anak usia 6 hingga 15 tahun. Para peserta umumnya berasal dari Kecamatan Baitussalam Aceh Besar.

Ketua Panitia, Reza Fahlevi, dalam siaran pers yang diterima acehonline.info, Senin (21/5/2018), mengatakan kegiatan ini diselenggarakan selama 20-25 hari Ramadhan mulai pagi hingga siang menjelang Dzuhur. Para peserta dibagi dalam tiga kelompok dari hasil seleksi oleh para ustad/ustazah yang didatangkan khusus. Yaitu kelas tahfidz full bagi yang sudah lancar membaca, pemantapan (tahsin) dan juga iqra’ bagi anak anak.

“Anak anak sangat bersemangat datang, mereka tidak lagi tidur pagi. Hari ini datang kakaknya, besok tambah adiknya. Jadi tiap hari bisa bertambah pesertanya. Tapi yang tahfidz tak boleh berubah berubah” ujarnya.

Reza menjelaskan, sekira 15 menit sebelum mulai para santri harus sudah sampai di Balai. Acara juga diisi dengan penampilan bakat minat, permainan dan aneka kegiatan bermanfaat agar anak anak betah dan tetap berpuasa.

Ketua Yayasan Cahaya Aceh, Mushallin Zulkifli, menyatakan Balai Cahaya Aceh nantinya akan menjadi balai edukasi dan taman baca bagi anak anak dan masyarakat. Di sini, kata dia, akan dipusatkan berbagai kegiatan terutama untuk anak anak.

“Nah, untuk permulaan ini kita mulai dengan program tahfidz secara gratis kepada semua anak yang mau belajar dan memanfaatkan momentum puasa,” sebutnya.

Setelah Ramadhan, kata Mushallin, santri khusus tahfidz yang lulus selama program Ramadhan tersebut diupayakan program lanjutan.

“Termasuk menyediakan guru terbaik bagi mereka untuk terus menghafal insya Allah,” ungkap Mushallin, alumni MUQ dan Darul Ihsan tersebut.

Ke depan, Mushallin juga menambahkan, program cahaya Aceh akan banyak dimotori oleh anak anak muda yang ingin belajar dan mengambil peran dalam pembangunan Aceh secara mandiri. Untuk itu, dirinya sangat berharap dukungan dari berbagai pihak untuk lanjutan program tersebut.

“Seperti arahan pak Gubernur kita, momentum Ramadhan anak anak yang libur sekolah kita ajak menghafal dan belajar agama. Tidak boleh lalai atau main game melulu. Jadi kita tak menolak peserta walaupun target hanya 40 orang. Semua biaya kita fasilitasi dari muhsinin. Bagi yang ingin berkontribusi boleh langsung ke Rek Bank Aceh 0100-193-000-9242 an YCA” pinta Mushallin.

Yayasan Cahaya Aceh didirikan oleh Azwir Nazar, mantan Presiden PPI Turki yang juga putra Lambada Lhok. YCA memiliki spirit untuk membangun lagi semangat perubahan dan peradaban mulai dari yang terkecil, sederhana dan langsung menyentuh kepentingan masyarakat di grassroot atau kampung. []

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here