Beranda Nanggroe KPA/PA Kuta Pase Berikan Bantuan Daging Meugang untuk Anak Yatim di 68...

KPA/PA Kuta Pase Berikan Bantuan Daging Meugang untuk Anak Yatim di 68 Desa

BERBAGI
Daging Meugang untuk Anak Yatim yang disalurkan KPA/PA Kuta Pase. [Foto: Istimewa]

LHOKSEUMAWE – Komite Peralihan Aceh dan Partai Aceh  (KPA/PA) Kota Lhokseumawe menyantuni (memberikan bantuan) daging meugang bagi anak yatim di 68 desa se-kota Lhokseumawe, Rabu (16/5/2018).

Juru Bicara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Lhokseumawe Budi Karma Bakti mengatakan, kegiatan santunan meugang kepada anak yatim ini merupakan tradisi rutin yang terus dijalankan oleh mantan kombatan GAM Kuta Pase sejak pasca perdamaian (MoU) Helsinki.

“Untuk megang ini kita telah menyantuni 2923 anak yatim yang berada dalam wilayah Lhokseumawe. Jumlah tersebut meningkat bila dibandingkan dari tahun sebelumnya dengan jumlah 2683 anak yatim,” kata Budi Karma.

Budi menyebutkan, untuk pendistribusiannya sendiri telah selesai dilaksanakan satu hari sebelum hari meugang besar dilaksanakan. Sehingga, kata Budi, keluarga yatim ini dapat menikmatinya terlebih dahulu.

Budi Karma juga menyebutkan, santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan sumbangsih KPA Kuta Pase dan PA Kota Lhokseumawe kepada keluarga Anak yatim di 68 desa dalam empat kecamatan sekota Lhokseumawe.

“Anam yatim penerima bantuan ini tidak hanya yatim korban konflik saja, tetapi seluruh anak yatim yang terdata di desa-desa juga mendapatkannya,” kata Budi.

“Ini merupakan sebuah Rahmat Allah Yang luar biasa dititipkan kepada kami untuk diberikan kepada anak yatim dan fakir miskin. Semoga ini dapat terus berjalan, meskipun masih banyak kekurangan yang belum kami dapat suguhkan kepada masyarakat Kota Lhokseumawe. Ke depan, berbagai upaya dan perbaikan terus kami lakukan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima Wilayah Kuta Pase Muhtar Hanafiah dan segenap majelis wilayah KPA Wilayah Kuta Pase mengucapkan selamat menjalankan ibadah Puasa Ramadhan 1439 H.

“Semoga kita kembali kepada fitrah, dan permohonan maaf kami yang mendalam kepada seluruh masyarakat Kota Lhokseumawe atas segala kehilafan, serta sikap yang mungkin kurang berkenan selama ini. Mari kita sambut Ramadhan ini berputih hati dan saling memaafkan,” ungkap Hanafiah alias Ableh. [Muhammad Abrar]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here