Beranda Nanggroe Tentukan Awal Ramadhan, BHR Pantau Hilal di Aceh Besar

Tentukan Awal Ramadhan, BHR Pantau Hilal di Aceh Besar

BERBAGI
Ilustrasi pemantauan hilal

BANDA ACEH – Badan Hisab Rukyat (BHR) Kementerian Agama (Kemenag) Aceh akan melakukan Rukyatul Hilal atau pengamatan Hilal awal Ramadhan. Pengamatan hilal tersebut akan dilakukan pada Selasa (15/5/2018), bertepatan dengan 29 Sya’ban 1439 Hijriah di Gedung Pusat Observatium Tengku Chiek Kuta Karang Lhoknga, Aceh Besar.

“Hasil Pantauan hilal tersebut akan dilaporkan kepada Mentri Agama sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kemenag Aceh, M. Daud Pakeh, Senin 14 Mei 2018.

Untuk tahun ini, Dauh Pakeh juga mengatakan Ramadhan berpotensi dimulai secara serentak pada Kamis 17 Mei 2018, karena tanggal 29 Sya’ban ketinggian hilal masih di bawah ufuk saat matahari terbenam.

“Otomatis jumlah hari di bulan Sya’ban disempurnakan menjadi 30 hari. Untuk kepastiannya kita tunggu sidang Isbat oleh Menteri Agama besok ba’da maghrib di Jakarta,” ujarnya.

Selain pusat Obs Hilal Aceh di Lhoknga, Daud Pakeh menambahkan, Kakanwil Kemenag Aceh juga telah menginstruksikan kepada beberapa Kakankemenag kabupaten/kota untuk melakukan koordinasi dengan Mahkamah Syar’iyah, Dinas Syariat Islam, MPU, instansi terkait, ormas Islam dan tokoh masyarakat untuk melakukan Rukyah bersama, yang hasilnya dilaporkan kepada Kanwil Kemenag Aceh.

“Insya Allah Kanwil Kemenag Aceh akan merukyat hilal Ramadhan 1439 Hijriah minimal di 7 lokasi,” ujarnya.

Pengamatan hilal nanti, kata Daud Pakeh terbuka untuk umum dan bisa disaksikan masyarakat. Sebelum dilakulan pengamatan, menurutnya akan ada penjelasan atau semacam proses pembelajaran yang dilakukan oleh pakar Falakiyah BHR Kanwil Kemenag Aceh.

“Acara dimulai dari pukul 17.00 WIB, semua alat yang dibutuhkan untuk pengamatan nantinya akan disiapkan. Silahkan datang untuk melihat langsung untuk pembelajaran, terbuka untuk umum, boleh datang siapa saja, karena Pusat Observatorium Hilal Tgk Chik Kuta Karang Lhoknga ini juga dimanfaatkan untuk pembelajaran bagi Siswa, mahasiswa dan masyaraka,” katanya. [Ian Rifa’i]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here