Beranda Nanggroe Melanggar Jadwal Kampanye, Bawaslu Aceh akan Tertibkan Alat Peraga Parpol dan Bacaleg

Melanggar Jadwal Kampanye, Bawaslu Aceh akan Tertibkan Alat Peraga Parpol dan Bacaleg

256
BERBAGI
Komisioner Bawaslu Aceh, Zuraida. [Foto: Reza Gunawan]

BANDA ACEH – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Aceh direncanakan, Rabu (28/3/2018), akan menertibkan sejumlah alat peraga kampanye partai politik dan bakal calon legislatif (bacaleg) yang dipasang di sejumlah area publik karena melanggar ketentuan dan jadwal kampanye.

“Secara aturan, partai politik baru bisa melakukan kampanye tiga hari setelah penetapan Daftar Caleg Tetap (DCT) yaitu pada September 2018 nanti. Untuk saat ini setelah penetapan parpol peserta pemilu, maka yang hanya boleh dipasang adalah bendera dan nomor urut partai, selebihnya alat peraga apapun, baik dalam bentuk spanduk atau baliho tidak diperbolehkan,” kata Komisioner Bawaslu Aceh, Zurainda, Selasa (27/3/2018), di Banda Aceh.

Untuk itu, kata Zuraida, Bawaslu Aceh bekerjasama dengan kepolisian dan Sapol PP akan menertibkan alat peraga kampanye partai politik, yang dimulai di Banda Aceh dan Aceh Besar. “Selanjutnya akan dilanjutkan di seluruh kabupaten/kota lainnya di seluruh Aceh,” ujar Zuraida.

Dalam ketentuan dan tahapan pemilu 2019, Zuraida menjelaskan partai politik dan bacaleg baru diperbolehkan memasang alat peraga kampanye mereka pada 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

“Untuk saat ini kami hanya melakukan pencegahan (sosialisasi dan penertiban), di mana alat peraga kampanyenya akan kami sita. Namun jika ke depannya masih ada yang dipasang di luar jadwal dan ketentuan yang berlaku, maka akan kami bawa ke ranah hukum (pidanakan) dengan hukuman penjara dan membayar denda,” ujarnya.

Selain itu, Zuraida mengimbau partai politik dan bacaleg untuk tidak melakukan pertemuan yang memenuhi unsur kampanye dengan masyarakat. “Yang diperbolehkan hanya pertemuan partai politik dan kadernya saja, kalau dengan masyarakat tidak boleh,” ujarnya. [Reza Gunawan]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here