Beranda Nanggroe AH Nasution Jabat Keuchik Neusu Jaya

AH Nasution Jabat Keuchik Neusu Jaya

79
0
BERBAGI

BANDA ACEH – AH Nasution resmi menjabat sebagai Keuchik Gampong Neusu Jaya periode 2017-2023. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatannya digelar di Masjid Al-Falah gampong setempat, dan dipimpin oleh Camat Baiturrahman M Rizal, Kamis (28/12/2017).

Acara yang dirangkai dengan pelantikan Ketua TP-PKK Neusu Jaya Rosidah Lubis tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Band Aceh Aminullah Usman bersama wakilnya Zainal Arifin, Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah bersama sejumlah anggota dewan lainnya, serta Ketua dan Wakil TP-PKK Banda Aceh Nurmiaty AR dan Fauziah.

Dalam sambutan singkatnya, AH Nasution menyebutkan jabatan keuchik yang diembannya untuk enam tahun mendatang merupakan titipan dari Allah SWT.

“Mustahil dapat saya jalankan dengan baik tanpa dukungan penuh dari segenap unsur gampong,” katanya.

Ia juga mengajak para kandidat keuchik lain yang bersaing dengan dirinya pada Pilchiksung beberapa lalu untuk dapat bersama-sama dan bahu-membahu membangun Neusu Jaya ke arah yang lebih baik.

“Mohon dibantu dan didukung jika saya bekerja sesuai dengan aturan. Dan jika saya melenceng, mohon ditegur dan diluruskan,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Aminullah mengharapkan segenap elemen gampong Neusu Jaya termasuk para kandidat keuchik yang kalah pada Pilchiksung lalu untuk mendukung keuchik yang baru.

“Pilchiksung telah usai dan mari kita lupakan untuk menatap masa depan. Saatnya kini kita bersatu dan bersama-sama membangun gampong. Mohon dukungan juga dari camat dan SKPK di lingkungan Pemko Banda Aceh. Kunci kemajuan gampong adalah kekompakan antar jajaran pemerintah gampong,” kata Aminullah.

Aminullah juga berharap agar keuchik senantiasa menjadi pengayom masyarakat, dan menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warganya.

“Soal penegakan syariat islam, barometer keberhasilannya juga ditentukan dari tingkat gampong. Begitu juga dengan upaya pemberantasan Narkoba, keuchik harus melakukan pengawasan secara khusus demi masa depan anak-anak kita,” jelasnya.

Hal lainnya, wali kota juga mengingatkan keuchik beserta aparaturnya untuk mengelola dana desa dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan masyarakat.

“Jangan ada penyimpangan atau penyalahgunaan agar tidak terjerat kasus hukum nantinya,” harap Aminullah.

Dalam membangun desa, kata Aminullah, keuchik juga perlu memiliki jaringan atau koneksi yang luas, baik dengan SKPK, kepolisian, TNI, unsur kepemudaan, bahkan dengan stakeholders di tingkat provinsi maupun pusat.

“Keuchik juga harus menjadi pelopor dalam menggerakkan perekonomian rakyat untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran yang masih menjadi tantangan bagi Pemko Banda Aceh saat ini,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here