Beranda Nanggroe BPJS Kesehatan Lanjutkan Kerja Sama dengan Rumah Sakit dan Klinik

BPJS Kesehatan Lanjutkan Kerja Sama dengan Rumah Sakit dan Klinik

164
0
BERBAGI
Ist

BANDA ACEH – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan 21 Rumah Sakit dan lima klinik utama di lima kabupaten/kota meliputi Kota Banda Aceh, Kota Sabang, Kabupaten Pidie, Aceh Besar dan Kabupaten Pidie Jaya.

Kesepakatan kerjasama ini merupakan kelanjutan dari perjanjian yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.

Menanggapi kelanjutan kerjasama dengan sejumlah Fasilitas Kesehatan (Faskes) tingkat lanjutan, kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, dr. Sari Quratul Ainy mengatakan, tantangan penyelenggaraan pelayanan kesehatan semakin besar seiring dengan pertumbuhan jumlah peserta JKN-KIS dan semakin mendekati target Universal Health Coverage (UHC).

“BPJS Kesehatan melakukan penilaian kesiapan fasilitas kesehatan yang diajak bekerjasama melalui proses kredensialing atau rekredensialing. Semakin banyak faskes yang siap maka semakin baik, masyarakat jadi memiliki banyak pilihan faskes yang berkualitas baik,” kata Sari, Rabu (20/12/2017) di Banda Aceh.

Penandatanganan kerjasama itu, menurut Sari telah melalui tahap proses untuk perpanjangan kerjasama dengan pihak BPJS Kesehatan yang telah memenuhi berbagai persyaratan baik persyaratan teknik sesuai Permenkes nomor 71 tahun 2013 maupun persyaratan lainnya.

“Adapun tujuan seleksi dan penilaian adalah untuk memastikan bahwa faskes yang terseleksi adalah faskes yang berkomitmen dan mampu memberi pelayanan yang efektif dan efisien kepada peserta JKN-KIS,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan sosialisasi dan diskusi tentang pelayanan kesehatan tingkat lanjutan bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), dengan melibatkan unsur Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan dan pengurus Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Provinsi Aceh.

Ketua PERSI Aceh, dr. Azharuddin untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dalam era JKN, fasilitas kesehatan dalam hal ini Rumah Sakit perlu mengambil peran aktif dalam implementasi program JKN-KIS dan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien.

“Rumah Sakit harus siap menjadi provider BPJS Kesehatan dan mengikuti standar yang ditetapkan menyangkut SDM dan sarana sehingga mampu untuk berkompetisi. Pasien harus dilayani sesuai dengan kebutuhan medis dan pemberi pelayanan disiplin menjaga standar pelayanan pasien,” jelas Azharuddin.

Kunci lain dalam suksesnya pelayanan kesehatan dan perkembangan RS di era JKN, kata Azharuddin adalah penerapan kendali mutu dan kendali biaya, sehingga RS dapat lebih efisien tanpa mengurangi mutu pelayanan.

“Kita harus mampu meyakinkan masyarakat untuk menggunakan jasa pelayanan kesehatan di dalam negeri, untuk itu perlu komitmen yang maksimal dari semua pihak yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ungkapnya. [Tomy]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here