Beranda Ekonomi Cek Mad Targetkan Aceh Utara Jadi Lumbung Agrobisnis

Cek Mad Targetkan Aceh Utara Jadi Lumbung Agrobisnis

484
BERBAGI

ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib yang akrab disapa Cek Mad menargetkan budidaya bawang merah di Aceh Utara sebagai lumbung pertumbuhan agrobisnis.

“jika budidaya bawang merah dikelola dengan baik dan intensif oleh para petani, maka hasilnya akan sangat memuaskan secara ekonomi. Terbukti di beberapa daerah di tanah air yang selama ini menjadi sentral pertanian bawang merah, para petaninya bisa hidup lebih sejahtera. Apalagi harga bawang merah di pasaran cukup bersaing, dan kerap memicu inflasi, baik dalam skala nasional maupun skala lokal atau daerah,” kata Cek Mad belum lama ini.

Hingga saat ini, kata Cek Mad, masih banyak masyarakat Aceh Utara yang terbelit persoalan ekonomi, atau hidup di bawah garis kemiskinan, di mana sekitar 17 persen dari 640 ribu jiwa penduduk Aceh Utara.

“Persoalan ini umumnya membelit masyarakat Aceh Utara yang menetap di pedesaan, yang bermata pencaharian sebagai petani. Di sisi lain, lahan terlantar di Aceh Utara masih tersedia sangat luas. Inilah potensi yang sangat perlu untuk kita garap, agar menjadi lahan produktif yang bisa mensejahterakan para petani,” ujarnya.

Cek Mad juga mendukung sepenuhnya setiap program pemberdayaan ekonomi masyarakat, baik bidang pertanian maupun bidang lainnya.

“Sejak awal, kami menginginkan budidaya bawang merah ini dapat dikembangkan bukan hanya di Kecamatan Banda Baro, tapi juga menyebar ke kecamatan-kecamatan lainnya, yang tentu saja terdapat lahan terlantar yang bisa dimanfaatkan,” harapnya.

Menurutnya, dulu terkendala dengan pasokan benih bawang merah, maka dengan adanya penangkaran benih di Banda Baro diharapkan persoalan benih bawang merah akan dapat teratasi.

“Saya yakin, para petani di kecamatan lainnya juga sangat ingin mengembangkan budidaya bawang merah yang nilai jualnya sangat prospektif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat tani,” ungkapnya.

Ia juga bergarap kepada para petani sangat ingin mengembangkan budidaya bawang merah di semua kecamatan di Aceh Utara. Dari hasil survei yang dilakukan beberapa waktu lalu, kondisi lahan dan kondisi iklim wilayah Aceh Utara sangat cocok untuk budidaya bawang merah. Apalagi kita masih memiliki lahan kering dan sawah terlantar yang cukup luas, yang tentu saja sangat layak untuk digarap sebagai lahan budidaya bawang.

“Untuk itu, saya mengajak semua stakeholder terkait untuk terus mengupayakan pengembangan budi daya bawang merah ini, sehingga hasilnya nanti benar-benar dapat dinikmati oleh para petani kita. Kami mengimpikan suatu waktu ke depan, Aceh Utara ini bisa menjadi salah satu sentral atau lumbung bawang merah di Aceh,” harapnya.

“Ke depan, Aceh Utara harus menjadi pusat pertumbuhan agrobisnis, jangan lagi berharap akan kembali menjadi petrodolar. Lahan kita cukup luas dan sangat potensi untuk mendukung pertumbuhan agrobisnis ini.” [Khairul Anwar]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here