Beranda Nanggroe Santunan Kematian Disalurkan 2018

Santunan Kematian Disalurkan 2018

BERBAGI

BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman memastikan bahwa santunan kematian disalurkan mulai tahun anggaran 2018.

“Kami pastikan santunan kematian disalurkan mulai tahun anggaran 2018 mendatang,” kata Aminullah Usman, di Banda Aceh, Selasa (12/12/2017)

Selain santunan kematian, Wali Kota juga memastikan santunan kelahiran dan subsidi beras untuk rakyat sejahtera atau dulu dikenal beras untuk rakyat miskin (raskin) juga akan direalisasikan pada tahun anggaran 2018 mendatang.

Terkait besaran nominalnya, Aminullah mengatakan, pihaknya belum menetapkan berapa jumlah santunan tersebut. Besaran santunan sedang dalam pembahasan dengan DPR Kota Banda Aceh.

“Alokasi anggarannya sudah kami masukkan dalam rancangan APBK yang sedang dibahas bersama eksekutif dan legislatif. Besaran anggarannya disesuaikan dengan kemampuan keuangan pemerintah daerah,” kata Aminullah Usman.

Dia menyebutkan, santunan kematian, kelahiran, dan subsidi beras untuk rakyat sejahtera merupakan visi misi dirinya bersama Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin ketika pilkada beberapa waktu lalu.

“Ini merupakan janji kami pada masa kampanye pilkada lalu. Jika kami terpilih, maka kami akan memberikan santunan kematian, kelahiran, dan subsidi biaya tebus raskin,” katanya pula.

Santunan kematian, kelahiran, serta subsidi raskin atau rastra miskin tersebut akan diberikan hingga 2022 atau hingga berakhir masa jabatan pasangan Aminullah Usman dan Zainal Arifin sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh periode 2017-2022.

Menyangkut penerima santunan, Wali Kota mengatakan saat ini pihaknya sedang mempelajari siapa saja yang berhak menerimanya, terutama penerimanya saat ini adalah masyarakat kurang mampu.

“Kami mempelajarinya terlebih dahulu. Kalau memang dibenarkan aturan semua masyarakat menerimanya, tentu akan diberikan kepada seluruh masyarakat Banda Aceh. Tapi, untuk tahap awal, santunan diberikan kepada masyarakat kurang mampu,” ujar Aminullah Usman.

Sumber; Antara

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here