Beranda Uncategorized DPRA Buka Stand “Produk Hukum Aceh” di Sail Sabang 2017

DPRA Buka Stand “Produk Hukum Aceh” di Sail Sabang 2017

141
0
BERBAGI

SABANG – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh turut ikut bepartisipasi dalam agenda nasional perhelatan Sail Sabang 2017 yang diselenggarakan di Kota Sabang.

Sekretaris dewan DPRA A Hamid Zein melalui Kasubag Humas Sekretariat DPRA, H Mawardi Adami, menjelaskan “Kita dari DPRA ada mendirikan sebuah stand di arena perhelatan Sail Sabang ini, di stand kita menyediakan produk hukum yaitu qanun Aceh yang mengatur tentang kekhususan Aceh,” terangnya kepada wartawan, Senin (4/12/2017).

“Alhamdulilah banyak pengunjung di stand kita terutama wisatawan yang berlatar belakang dari pengusaha dan ada juga sejumlah anggota DPR RI dan DPRD Provinsi lain yang berkunjung ke stand untuk melihat produk hukum di Aceh,” tambahnya lagi.

Ia menjelaskan, produk hukum di Aceh sangat eklusif berbeda dengan produk hukum yang ada di Provinsi lain. Hal itu karena Aceh memiliki kekhususan untuk membuat peraturan daerah atau qanun yang disebut di Aceh, sehingga sangat menarik bagi daerah lain untuk membandingkan aturan yang diterapkan di daerah mereka.

Mawardi menyebutkan, salah satunya Aceh memiliki qanun tentang Tata Cara Pengalokasian Tambahan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi dan Penggunaan Dana Otonomi Khusus, qanun hukum jinayah, qanun Pedoman Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Rumah Ibadah dan lainnya.

Pemerintah Aceh telah mempersiapkan penginapan apung kapal Pelni, kapal yacht, dan homestay sebanyak 19 rumah dengan kapasitas 96 kamar untuk menampung tamu. pemerintah juga menyediakan penerbangan ke Bandara Sabang dan transportasi laut dengan menambah tiga kapal cepat setiap hari yang bisa mengangkut kira-kira 2.400 orang.

Stand DPRA pada acara perhelatan Sail Sabang 2017

Saat ini tersedia tiga penerbangan mingguan dari Medan ke Bandara Sabang atau Anda bisa pergi menggunakan Feri cepat dari Banda Aceh pukul 09.30 dan 16.00 dan kembali dari Sabang (Pulau Weh) pukul 08.30 dan 14.30. Biaya perjalanan berkisar Rp 80.000,- hinggan Rp 95.000,- per orang dengan lama perjalanan satu jam.

Ada pula feri ekonomi seharga Rp 25.000, per orang dengan waktu tempuh 2,5 jam. Jadwalnya dari Banda Aceh dan Pulau Weh pada pukul 08.00 dan 14.00. Terkadang waktu keberangkatan dan kedatangan berubah jadi perlu konfirmasikan jadwal dengan pihak berwenang setempat di Banda Aceh atau Pulau Weh.

Sail Sabang akan menjadi event menarik yang mendatangkan turis dari beberapa negara. Para tamu akan diberikan bermacam pertunjukan budaya. Selain mengundang turis asing, acara ini akan dihadiri Presiden Joko Widodo pada saat acara puncak tanggal 2 Desember.

Peserta juga bisa ikut tur kota ke Banda Aceh, ibu kota Provinsi Aceh dan mengunjungi Museum Tsunami. Untuk acara penutupan, akan ada upacara tradisional yang disebut Troen U Laot, dan pertunjukan tarian tradisional Keumalahayati. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here