Beranda Nanggroe Balita Meninggal Dunia Terseret Arus

Balita Meninggal Dunia Terseret Arus

84
0
BERBAGI
Ilustrasi Irigasi
Ilustrasi Irigasi

SIGLI – Akibat terseret arus irigasi, M Khadafi balita usia 4,5 tahun, warga Gampong Bucue, Kemukiman Kandang, Kecamatan Sakti, Pidie meninggal dunia, Minggu (3/12/2017) sekitar pukul pukul 09.00 WIB.

Imum Mukim Kandang Tarmizi menyebutkan, balita pasangan Nazaruddin (35 tahun) dan Yusnani (28 tahun ), pada awalnya sedang asyik bermandian bersama rekan se usianya di saluran pembuang irigasi di belakang Masjid Bucue.

“Saat itu arus di saluran irigasi lumayan deras akibat banjir. Kemudian bocah malang itu terseret arus. Warga setempat langsung memberikan pertolongan,” katanya.

Namun, sebut Tarmizi, nahas nasib bocah malang pasangan Nazaruddin dan Yusnani itu meninggal dunia karena terseret arus sekitar 100 meter dari tempatnya mandi dan ditemukan warga 20 menit kemudian.

Tarmizi mengatakan, bocah malang itu telah diserahkan kepada keluarganya. Pihaknya mengimbau para orang tua agar menjaga anak-anak mereka dan tidak bermain di sepanjang saluran irigasi yang tengah meluap.

“Kondisi saluran pembuang saat ini arusnya sangat deras akibat banjir yang terjadi dua hari lalu. Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa keluarga Nazaruddin.”

“Dan kepada warga juga hati-hati dan tetap mengawasi putra putri mereka dalam kondisi banjir saat ini, karena kondisi alam yang tidak menentu,” imbau Tarmizi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Apriadi menyatakan belum menerima laporan korban jiwa di Gampong Bucue. Pihaknya akan berkoordinasi dengan muspika setempat untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

“Hingga kini kami belum menerima laporan adanya korban jiwa di Kecamatan Sakti. Kami akan koordinasi dengan muspika setempat untuk menindaklanjuti peristiwa nahas itu,” ucapnya. [Zuki]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here