Minggu, 21-Desember-2014
Follow Us:
Dedek Suryadi, FOTO: Ilustrasi PSK
Nanggroe | 26/02/2014
Aceh Media
BANDA ACEH - Sejumlah rumah kecantikan (Salon) yang berada di kawasan Peunayong Banda Aceh  kerap dijadikan tempat praktek prostitusi oleh sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK). 

Terbongkarnya praktek prostitusi yang dijadikan sebagai tempat transaksi seks terselubung di Banda Aceh tersebut setelah beberapa kali petugas Satpol PP dan WH melakukan penggerebekan.

Tak hanya itu, di pinggiran kawasan Peunayong secara terang-terangan juga dijadikan pusat transaksi bisnis esek-esek. Hal itu dibuktikan dengan penangkapan lima wanita PSK asal Medan dan Jakarta, yang menjajakan dirinya di pinggir jalan di seputaran Peunayong kemarin malam.

Kasatpol PP-WH Banda Aceh Ritasari Purnama Astuti kepada acehonline.info, Rabu (26/2/2014) menjelaskan, rata-rata PSK yang ditangkap di Banda Aceh telah berulang kali dijaring oleh petugas.

Kelima Pekerja Seks Komersial (PSK) yang berhasil diciduk oleh Polisi Syariat Kota Banda Aceh kemarin malam, yakni  RS (45) wanita kelahiran Jakarta ini sudah pernah ditangkap sebanyak tiga kali yaitu di salon yang berlokasi di jalan Keuchik Pante Kulu Ujong. Kemudian Nur (45) yang juga sudah tertangkap sebanyak tiga kali di salon Tamara di Jalan Pembangunan Peunanyong.

Sementara SW (30) wanita asal Medan pernah tertangkap saat melayani hidung belang di sebuah salon Aslina di kawasan Peunayong, sedangkan RM (32) yang juga berasal dari Medan juga pernah ditangkap di Salon Ulfa yang berlokasi di Jalan Pembangunan Peunayong.

"Sejumlah salon yang kedapatan melakukan pelanggaran Syariat Islam, sebenarnya sudah disegel oleh Pemko Banda aceh agar tidak lagi beroperasi lagi. Akan tetapi para PSK tersebut masih saja melakukan transaksi, dimana sejumlah salon yang pernah disegel itu mereka buka secara terang-terangan pada malam hari," jelas Kasat Pol PP-WH Banda Aceh.

Yang sangat disyangkan, kata Rita, saat ini pria hidung belang sangat mudah mendapatkan PSK di Banda Aceh, dikarenakan para PSK yang mayoritasnya berasal dari luar Aceh tersebut mulai berani mangkal di pinggir jalan.

"Modusnya PSK itu seolah-olah hanya duduk santai sambil menunggu jemputan. Namun ternyata mereka menjual diri," imbuh Kasat. 

"Kami akan meningkatkan patroli dan memberikan sangsi tegas bagi yang tertangkap nantinya, agar bisa menjadi pelajaran dan tidak ada yang berani melakukan praktek prostusi di Kota Banda Aceh," tambahnya.(Dedek Suryadi)


Anda Pengunjung:
ALAMAT REDAKSI: JALAN HASAN DEK NO 102, BEURAWE, BANDA ACEH, PROVINSI ACEH :: EMAIL: REDAKSI@ACEHONLINE.INFO

Developed by Delta Intermedia for Aceh Online :: Tentang kami | Kontak Kami | Karir | DisclaimerAtas