Sabtu, 30-08-2014
Follow Us:
Teuku Rian
Nanggroe | 28/03/2013
Aceh Media
SIGLI - Wakil Bupati Pidie M.Iriawan kegiatan penambangan emas di Geumpang Kabupaten Pidie, untuk segera dihentikan. Hal itu dikarenakan ia menduga adanya perusahaan asing yang terlibat untuk meraup kekayaan alam di Aceh.

"Ini tidak adanya manfaat bagi rakyat dan Pemerintah Pidie sendiri, terlebih juga perusahan-perusahan asing yang diduga terlibat konspirasi luar negeri yang sangat besar. Sehingga akan berdampak negatif bagi Pidie dan Aceh kedepan," kata Wakil Bupati Pidie M. Iriawan kepada wartawan, Rabu (27/3).

Iriawan menilai, perusahaan-perusahaan asing yang melancarkan aksinya menggerogoti kekayaan alam Aceh adalah kerja orang-orang 'yahudi', untuk menguasai Aceh.

"Apa yang sudah diberikan perusahaan-perusahaan itu untuk rakyat Aceh, khususnya Pidie, dari apa yang telah diambil. Tidak ada sama Sekali. Maka dari itu harus segera dihentikan.

Iriawan juga menilai, perusahaan-perusahaan asing yang melakukan penambangan emas juga diduga adanya konspirasi (persekongkolan), guna meraup keuntungan dari kekayaan alam di Aceh.

"Ini harus dicegah, dan tidak bisa dibiarkan lagi," ujarnya.

Dalam hal penghentian penambangan itu, Iriawan mengaku memiliki kendala, dikarenakan perusahaan tambang asing tersebut, telah mengait perusahaan lokal untuk melancarkan aksinya.

"Kami masih lemah dalam tata ruang karena belum ada aturan yang baru, padahal sudah digagas sejak 2003, tetapi hingga kini belum selesai. Sehingga sangat susah mengusir tambang-tambang asing di wilayah Geumpang ini," kata Wakil Bupati.(Teuku Rian)


Anda Pengunjung:
ALAMAT REDAKSI: JALAN HASAN DEK NO 102, BEURAWE, BANDA ACEH, PROVINSI ACEH :: EMAIL: REDAKSI@ACEHONLINE.INFO

Developed by Delta Intermedia for Aceh Online :: Tentang kami | Kontak Kami | Karir | DisclaimerAtas