Selasa, 17-Oktober-2017
Follow Us:
Marzuki
Olahraga | 20/09/2017
Aceh Media
SIGLI - Untuk menjajal kemampuan tim arung jeram se Aceh, Federasi Arung Jeram Indonesia (Faji) Aceh menggelar babak prakualifikasi kepada tim arung jeram pra Pekan Olahraga Aceh di Desa Manee, mulai 16 hingga 21 Septemer mendatang.

Even yang diikuti 12 kabupaten/kota se Aceh sebagai ajang seleksi yang akan mengikuti hajat olahraga Aceh, PORA 2018 mendatang. 

12 Kabupaten Kota yang terlibat babak prakualifikasi arung jeram, Kabupaten Pidie, Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, Aceh Barat, Pidie Jaya, Bireuen, Kota Langsa, Kota Banda Aceh, Aceh Tenggara, Bener meriah, Aceh Tengah dan Aceh Timur.

Ketua Harian Faji Aceh Hasballah. Rabu (19/9) mengatakan, ajang babak parkualifikasi ini dilaksanakan untuk menentukan delapan tim yang akan berkompetisi pada ajang PORA 2018 mendatang.

"Ke 12 kabupaten/kota yang telah menurunkan timnya di babak prakualifikasi, nantinya akan terpilih 8 tim, 4 tim putra dan 4 tim putri, sebagai peserta cabang olah raga arung jeram pada PORA 2018," katanya.

Lanjut Hasballah, ajang olah tersebut yang dilaksanakan di Kecamatan Manee, di kawasan sungai Lutueng sangat ideal sebuah arena arung jeram. Selain debit air sungainya mencukupi syarat arung jeram, juga pesona alamnya yang sangat indah dan berpotensi sebagai tempat wisata.

Ketua KONI Pidie Samsul Bahri juga menyatakan hal senada. Katanya, pihaknya bersama Pengurus Faji Aceh memilih sungai Kawasan Lutueng , Manee, bukan hanya mencukupi syarat arena arung jeram, tetapi lebih kepada promosi pariwisata petualang.

Lanjut Samsul, ajang arung jeram ini merupakan pertama sekali diikuti oleh Kabupaten Pidie. Seleksi pesertanya pun telah dilakukan sejak bulan Januari lalu, dan terpilihlah 4 tim putra dan 4 tim putri yang disertakan dalam babak prakualifikasi Pra PORA.

"Kita berharap pihak panitia penyelenggara PORA 2018 mendatang hendaknya dapat memilih lokasi sungai Lutueng, Manee, tersebut. Sebab selain sebagai tempat ajang oleh raga yang bergenre adventure, juga sebagai promosi wisata kepada masyarakat Aceh umumnya," katanya.

Even babak Prakualifikasi arung jeram Pra PORA di Kecamatan Manee, Pidie, dibuka oleh Bupati Pidie Roni Ahmad. Sebagai bentuk keseriusan Kabupaten Pidie untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan cabang olahraga arung jeram tersebut.

"Olahraga arung jeram, tidak sama seperti olahraga biasa. Olahraga ini butuh ketelitian dan kerja sama tim. Sebab sangat berisiko. Makanya saya minta kepada seluruh peserta senantiasa bekerja sama dengan anggota timnya masing-masing.

Menurut ├┐Roni Ahmad (Abusyik), olahraga arung jeram yang sangat digemari oleh rata-rata kaum muda ini membutuhkan ketelitian tinggi. Juga sebagai ajang memperkenalkan alam sekitarnya kepada generasi muda.

"Agar generasi muda dapat menjaga dan mencintai alam sekitarnya dan menjaganya dengan baik," ungkap Abusyik. [Marzuki]


Anda Pengunjung:
Alamat Redaksi: Jalan Sultan Iskandar Muda 3A Banda Aceh, Provinsi Aceh :: Email: redaksi@acehonline.info