Rabu, 20-09-2017
Follow Us:
Marzuki
Nanggroe | 13/07/2017
Aceh Media
SIGLI - Tim gabungan Mabes Polri, Polda Aceh dan Polres Pidie tangkap satu unit truk bermuatan sekitar 1,7 ton ganja siap edar di kawasan Desa Gumpueng, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Kamis (13/7/2017) sekitar pukul 15.00 WIB. Kini Polisi sedang memburu pemilik barang haram tersebut.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Mabes Polri Kombes Pol John Panjaitan kepada wartawan di Mapolres Pidie, Kamis (13/7/2017) petang mengatakan, proses penangkapan ganja tersebut berawal sejak dua hari lalu di kawasan Aceh Besar, setelah aparat kepolisian menerima informasi dari masyarakat dan dukungan tim informasi teknologi (IT) bahwa ganja tersebut melintas di kawasan Pidie, maka pihaknya bersama personel Polda Aceh, berkoordinasi dengan Polres Pidie.

"Berdasarkan informasi ganja tersebut, telah masuk ke kawasan Pidie, kita bersama Kabag Ops Polres Pidie, secara bersama sama melakukan penyelidikan di kawasan Desa di Kecamatan Tiro", sebutnya.

Lanjutnya, setelah mendapat informasi dari masyarakat dan dukungan tim IT, serta aparat Polres Pidie. Tim berhasil menemukan truk yang diincar tersebut di dekat masjid Al Jihat, Desa Gumpueng, Kecamatan Tiro. Namun sopir truk bersama pemilik ganja tersebut sempat melarikan diri sebelum tiba aparat di lokasi.

"Namun sopir truk bersama pemilik ganja tersebut kabur sebelum tim aparat gabungan tiba di lokasi. Di lokasi tim hanya menemukan satu unit truk colt diesel nopol BL 8495 LO yang penuh bermuatan ganja," jelasnya.

Menurut Kombes Pol John Panjaitan, ganja kering tersebut dikemas dalam bentuk bal ukuran sekilo, dibalut dengan lakban dimasukkan ke dalam kardus dibungkus dengan goni. Barang terlarang itu hendak diseludupkan ke Jakarta, diduga transit di Medan, Sumatera Utara.

"Kita terus mengembangkan kasus ini hingga menemukan pemiliknya," ungkap Kombes Pol John Panjaitan. [Marzuki]  


Anda Pengunjung:
Alamat Redaksi: Jalan Sultan Iskandar Muda 3A Banda Aceh, Provinsi Aceh :: Email: redaksi@acehonline.info