Rabu, 20-09-2017
Follow Us:
Baihaqi Jbir
Nanggroe | 12/07/2017
Aceh Media
BANDA ACEH - Sekitar 1.000 batang mangrove berhasil ditanam warga Gampong Alue Naga, Banda Aceh sebagai upaya penyelamatan kawasan pesisir Kota Banda Aceh.

Kegiatan itu terselenggara berkat kerjasama Lembaga Natural Aceh dengan Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh.

Rektor Universitas Serambi Mekkah, Dr. H. Abdul Gani Asyik, MA, yang didampingi oleh Dekan FKIP USM Dr. Israwati M.Si mengatakan Prodi Pendidikan Biologi FKIP USM saat ini telah memiliki sumber daya yang bisa terlibat dalam banyak penelitian dan program bidang biologi termasuk untuk area pesisir, ekosistem dan konservasi.

"Kawasan ini sangat cocok dijadikan pusat riset dan diseminasi mangrove di Aceh," sebutnya.

Katanya, keberadaan mangrove memberikan manfaat besar bagi wargaterutama petani tiram, karena bibit tiram akan menempel pada batang-batang mangrove atau substrat lainnya yang berada di sekitar ekosistem mangrove.

Sementara itu, Manager Program Mangrove Natural Aceh, Ellena Yusti, M.Si  menyampaikan tercatat ada sekitar 438 warga yang terlibat dalam penanaman mangrove.

"Banyak warga yang terlibat, ini membuktikan kepeduliaan serta status mangrove di Aceh telah menjadi perhatian banyak kalangan dari berbagai bidang," sebutnya.

Selain menanam bibit mangrove, dua lembaga itu juga mengadakan workshop selama 3 hari yang diikuti 75 ibu-ibu pencari tiram dari Gampong Alue Naga dan 27 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Banda Aceh. [Baihaqi Jbir]


Anda Pengunjung:
Alamat Redaksi: Jalan Sultan Iskandar Muda 3A Banda Aceh, Provinsi Aceh :: Email: redaksi@acehonline.info