Selasa, 27-Juni-2017
Follow Us:
B Jbir
Nanggroe | 23/05/2017
Aceh Media
BANDA ACEH - WWF (World Wildlife Fund) menyebutkan populasi Gajah Sumatera dan Harimau Sumatera tiap tahun terus menurun, bahkan populasinya masuk kategori kritis.

Chairul Saleh, Wildlife Crime Team Koordinator WWF Indonesia, menyebutkan data  dari pemerintah tahun 2014 populasi Gajah Sumatera berjumlah 1.726 ekor sedangkan tahun-tahun sebelumnya populasinya mencapai angka 2.800 ekor.

Begitu juga dengan populasi Harimau Sumatera, tahun 2011 dari data pemerintah berjumlah 317 ekor, sedangkan data tahun-tahun sebelumnya mencapai 1.000 ekor.

"Populasi dua satwa langka ini terus menurun akibat perburuan dan konflik dengan manusia," kata Chairul, saat menjadi pembicara pada diskusi dengan media tentang kejahatan satwa liar, di Banda Aceh Selasa (23/5/2017).

Katanya, perburuan itu terjadi karena adanya permintaan pasar yang membeli dengan harga mahal mencapai ratusan juta, bahkan saat ini perdagangan satwa langka sudah menggunakan media sosial.

"Kita berupaya meningkatkan SDM masyarakat disekitar hutan, sehingga keberadaan satwa langka yang hampir punah itu dapat terlingdungi," katanya.

Menurutnya, kondisi hutan Aceh yang setiap tahun berkurang akibat berbagai hal seperti pembukaan lahan perkebunan dan izin pentambangan dapat mengakibatkan populasi satwa langka itu semakin berkurang.

Apalagi, kawasan hutan Aceh saat ini paling lengkap dan banyak terdapat berbagai satwa langka, karena Aceh memiliki aturan sendiri.

Dari pertemuan di Medan awal Februari 2017 lalu, diketahui ada sekitar 259 jenis mamalia endemik, 324 jenis burung endemik dan 173 jenis amfibi andemik, dan hampir setengah terdapat dikawasan hutan Aceh. [B Jbir]


Anda Pengunjung: Anda Pengunjung:
Alamat Redaksi: Jalan Sultan Iskandar Muda 3A Banda Aceh, Provinsi Aceh :: Email: redaksi@acehonline.info