Selasa, 27-Juni-2017
Follow Us:
Marzuki
Nanggroe | 21/05/2017
Aceh Media
SIGLI - Hingga kini 50 unit rumah nelayan miskin di Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, belum ditempati, sehingga rumah tersebut terkesan seperti rumah "hantu". 

Pemerintah Kabupaten Pidie tidak memiliki wewenang untuk menyerahkan kepada nelayan setempat karena belum adanya serah terima dari Kementrian Perumahan Rakyat yang mendanai pembangunan rumah tersebut.

Amatan├┐acehonline.info, Sabtu (20/5/2017) di lokasi pemukiman perumahan nelayan di Desa Mantak Raya, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, ke 50unit rumah berukuran 36 meter persegi itu masih terbengkalai.

Bahkan di antaranya sudah mulai rusak karena tak terawat. Sedangkan nelayan setempat sebagai penerima manfaat sangat membutuhkan tempat tinggal yang layak.

Pembangunan Perumahan nelayan tersebut didanai dari APBN tahun 2015, yang tidak diketahui jumlah anggaran itu, terkesan sia-sia. Bahkan di lokasi perumahan sangat amburadul, tidak dilakukan penimbunan, sehingga setiap musim hujan air menggenangi kawasan. Selain ├┐sistem sanitasi sangat buruk. Juga sambungan listrik pun tidak ada.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekada) Pidie Amiruddin saat dikonfirmasi wartawan menyebutkan, hingga kini pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan Rakyat belum melakukan serah terima kepada Pemkab Pidie, sehingga terkendala untuk diserahterimakan kepada nelayan penerima manfaat.

"Karena belum ada serah terima dari pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah, maka Pemkab Pidie mengalami kendala untuk diserahkan kepada nelayan penerima manfaat."

"Meski Pemkab Pidie tahun 2017 telah menyiapkan sejumlah anggaran untuk penunjang infrastruktur pemukiman nelayan tersebut," ungkap Sekda Pidie. [Marzuki]


Anda Pengunjung:
Alamat Redaksi: Jalan Sultan Iskandar Muda 3A Banda Aceh, Provinsi Aceh :: Email: redaksi@acehonline.info