Selasa, 17-Oktober-2017
Follow Us:
Marzuki
Nanggroe | 03/05/2017
Aceh Media
SIGLI - Warga menemukan seekor anak gajah yang mati di kawasan hutan Geunie, Desa Lhok Keutapang, Kecamatan Tangse Pidie, Minggu kemarin.

Kemudian temuan tersebut dilaporkan ke Muspika setempat dan diteruskan  ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh perwakilan Pidie, pada Selasa (2/5/2017), guna diketahui penyebab kematian bayi satwa berbelalai itu.

Berdasarkan informasi BKSDA Aceh perwakilan Pidie, Agusmi, kematian bayi gajah yang diperkirakan akibat terjatuh dari tebing bukit dan mengalami luka serius karena tidak ditemukan tanda-tanda bekas keracunan atau bekas kekerasan di tubuh bayi gajah tersebut.

"Anak Gajah liar tersebut mati akibat jatuh dari atas lereng tebing bukit sehingga tidak mampu menahan diri untuk hidup lagi karena tidak adanya tanda-tanda keracunan ataupun dibunuh," sebut Agusmi.

Lanjutnya anak gajah tersebut diperkirakan berumur sekitar empat hingga lima bulan, yang merupakan bahagian dari kawanan gajah liar selama ini berkeliaran di Kecamatan Sakti dan Kecamatan Keumala.

Temuan bangkai bayi gajah tersebut kini telah dilaporkan ke BKSDA Aceh untuk meminta bantuan tambahan personil untuk menguburkan.

Camat Tangse M Jakfar mengatakan, temuan bangkai bayi gajah liar itu oleh salah satu warga Desa Lhok Keutapang, Alamsyah, saat melintas menuju kebun miliknya di kawasan perbukitan Geunie, Minggu kemarin. Kemudian temuan itu dilaporkan ke Muspika Tangse guna ditindaklanjuti.

"Saya berharap kepada BKSDA Aceh mencari solusi yang tepat untuk menghalau kawanan gajah liar yang selama ini telah meresahkan warga," ujar M Jakfar. [Marzuki]


Anda Pengunjung: Anda Pengunjung:
Alamat Redaksi: Jalan Sultan Iskandar Muda 3A Banda Aceh, Provinsi Aceh :: Email: redaksi@acehonline.info