Rabu, 24-Mei-2017
Follow Us:
Republika.co.id
Dunia | 12/04/2017
Aceh Media
MOSKOW - Jumlah jamaah pada musim haji 2017 diprediksi akan lebih besar 40 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada 2016, jumlah jamaah haji sekitar 1,9 juta orang namun tahun ini diperkirakan mencapai 2,6 juta orang.

Hal ini menyusul adanya normalisasi dan penambahan kuota jamaah yang diberikan Pemerintah Arab Saudi karena renovasi Masjidil Haram telah selesai. Kapasitas masjid tersebut kini mampu menampung 48 ribu jamaah per jam. 

Tahun ini, Rusia akan mengirimkan 20.500 jamaah untuk menunaikan rukun Islam kelima. Namun negara tersebut masih ragu apakah kuota tersebut bisa sepenuhnya terpakai atau tidak. 

Wakil Ketua Dewan Federasi Komisi Entitas Keagamaan Rusia Ilyas Umakhanov mengatakan tahun lalu saja saat kuota haji dipangkas, kuota haji Rusia tidak terpakai seluruhnya. Pasalnya kala itu, nilai tukar rubel terhadap dolar AS merosot tajam.

Untungnya kini kondisi tersebut telah membaik. Ditambah lagi Pemerintah Saudi berinovasi tentang penggunaan kuota. Setiap negara diperbolehkan menerima pendaftaran dari orang yang bukan warga negara tersebut maksimal lima persen dari total kuota yang diberikan. Aturan ini hanya diperbolehkan bagi warga negara asing yang memiliki izin tinggal di negara tersebut dan mempunyai dokumen legal. 

Nantinya akan ada verifikasi tambahan dari negara bersangkutan. "Federasi Rusia memiliki tanggung jawab tertentu kepada pihak berwenang Saudi untuk menjamin keselamatan jamaah termasuk perilaku mereka," ujar Umakhanov seperti dilansir dari Vestnik Kavkaza, Selasa (11/4) waktu setempat.

Dia mengatakan biaya penyelenggaraan ibadah haji di Rusia tahun ini merupakan yang terendah di dunia. Bahkan biaya penyelenggaraan haji di Yordania yang berlokasi lebih dekat dengan Saudi lebih mahal dari Rusia. [Republika.co.id]


Anda Pengunjung:
Alamat Redaksi: Jalan Sultan Iskandar Muda Lr Tgk Jalara, Cot Lamkuweuh, Banda Aceh, Provinsi Aceh :: Email: redaksi@acehonline.info