Home Nanggroe Muchlis Zulkifli Terpilih Sebagai Ketua Komite SMKN Al Mubarkeya

Muchlis Zulkifli Terpilih Sebagai Ketua Komite SMKN Al Mubarkeya

SHARE
Ketua Komite SMKN 1 Al Mubarkeya, Aceh Besar, Muchlis Zulkifli. Foto Ist

LAMBARO – Tokoh dan pemerhati pendidikan di Kabupaten Aceh Besar, Muchlis Zulkifli,ST terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Komite SMKN 1 Al Mubarkeya periode 2019-2022 dalam musyawarah yang berlangsung Lambaro, Aceh Besar.

Musyawarah tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya, Baihaqi di Lambaro, Aceh Besar, Selasa (11/6/2019).

Musyawarah turut dihadiri ketua komite periode sebelumnya Mukhtar, tokoh pendidikan Aceh Besar Marzuki, Koordinator Pengawas Pembina SMK Dinas Pendidikan Aceh M Akbari AR, perwakilan wali murid serta dewan guru.

Kepala SMKN 1 Al Mubarkeya Baihaqi mengatakan komite sekolah merupakan sebuah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan dan efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan.

“Sesuai peraturan menteri, disebutkan komite sekolah berkedudukan di setiap sekolah. Dan berfungsi dalam peningkatan pelayanan pendidikan serta menjalankan fungsinya itu secara gotong royong, demokratis, mandiri, profesional, dan akuntabel,” kata Baihaqi.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus komite sekolah sebelumnya yang selama ini cukup banyak berkonstribusi dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah.

“Berbagai prestasi sekolah sudah dicapai, termasuk akreditasi sekolah yang bernilai sangat bagus. Ini semua tidak terlepas dari peran serta pengurus komite sekolah selama ini,” ungkap Baihaqi.

Sementara itu, Muchlis Zulkifli, ketua komite terpilih, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, terutama para wali murid, dewan guru dan semua pihak atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin kepengurusan Komite SMKN 1 Al Mubarkeya.

“Saya berharap dukungan semua pihak, sehingga mutu sekolah dapat meningkat dan menjadi sekolah favorit dapat terwujud. Selain itu, ke depannya kurikulum muatan lokal di sekolah ini agar dapat didesain lebih menarik bagi siswa terutama untuk memperbaiki karakter mereka,” pungkas Muchlis. ***

Editor: Rizki Aulia

SHARE