Beranda Nanggroe DPRA Wacanakan Launching Pengibaran Bendera Aceh Diiringi Hymne

DPRA Wacanakan Launching Pengibaran Bendera Aceh Diiringi Hymne

BERBAGI
Bendera Bulan Bintang yang telah ditetapkan menjadi Bendera Aceh. [Foto: AcehOnline/Reza Gunawan]

BANDA ACEH – Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRA, Abdullah Saleh, mengatakan DPRA saat ini sedang membahas rencana launching pengibaran Bendera Aceh disertai dengan iringan Hymne Aceh.

“Rencana ini sedang kita bicarakan di DPRA untuk menyamakan presepsi sesama fraksi-fraksi yang ada di DPRA terkait pengibaran Bendera Aceh dengan diiringi Hymne Aceh. Selanjutnya, rencana ini akan menjadi kebijakan lembaga DPRA,” kata Abdullah Saleh kepada acehonline.info, Rabu (6/2/2019), di Banda Aceh.

Abdullah Saleh menjelaskan DPRA pada 2018 lalu telah mengesahkan dan menetapkan Hymne Aceh, yang salah satu fungsinya sebagai pengiring pengibaran Bendera Aceh. Dengan telah adanya Qanun Bendera Aceh dan Hymne Aceh, kata dia, selanjutnya DPRA melanjutkan implementasi isi qanun tersebut dengan melakukan launching pengibaran bendera.

“Untuk tempat Launchingnya akan dilakukan di DPRA, sedangkan waktunya diupayakan dapat segera dilakukan dalam dua bulan ini,” jelasnya.

Ketua Badan Legislasi DPRA Abdullah Saleh.
[Foto: AcehOnline/Reza Gunawan]
Ketika ditanyai soal Bendera Bulan Bintang menjadi Bendera Aceh belum mendapat persetujuan Pemerintah Pusat, Abdullah Saleh mengatakan dalam penetapan sebuah qanun tidak diharuskan adanya persetujuan pemerintah pusat.

“Dulu yang ada istilahnya cooling down. Ini sebenarnya bukan proses hukum, cuma hanya proses psikologis politik, yang dulu itu akhirnya ditunda sementara untuk mendinginkan suasana. Setelah beberapa kali cooling down tidak lagi berlanjut dan tidak diperpanjang, maka sekarang persoalan bendera tidak ada masalah lagi,” jelasnya.

Rencana Launching ini, Abdullah Saleh menambahkan, diharapkan adanya dukungan dan peran serta Pemerintah Aceh dalam hal mewujudkan implementasi qanun yang telah disahkan.

“Setelah Launching di DPRA diharapkan pengibaran Bendera Aceh dapat diimplementasikan di setiap kantor pemerintahan di Aceh. Pemerintah Aceh juga harus berperan serta, termasuk dukungan pemerintah pusat, untuk mengimpelemtasikan UUPA dan MoU Helsinki ini. Upaya ini juga untuk menguatkan keberadaan Aceh di dalam naungan NKRI,” ungkap politisi Partai Aceh ini. [Reza Gunawan]

BERBAGI