Home Ekonomi Adi Laweung: Industri Rumah Tangga Warga Banda Aceh Perlu Dukungan Pemerintah

Adi Laweung: Industri Rumah Tangga Warga Banda Aceh Perlu Dukungan Pemerintah

SHARE
Adi Laweung. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH – Politisi Partai Aceh, Suadi, yang akrab disapa Adi Laweung mengatakan saat ini banyak industri kreatif, terutama home industry atau industri rumah tangga yang tumbuh di setiap gampong di Banda Aceh. Para pelaku usaha kecil menurutnya tidak dapat dibiarkan berjalan sendiri, dimana harus mendapat dukungan pemerintah agar usaha mereka dapat berkembang.

“Banyak usaha-usaha rumah tangga masyarakat saat ini seperti pedagang kue, makanan ringan, maupun usaha lainnya yang tumbuh dengan sendirinya tanpa adanya dukungan dan pendampingan dari pemerintah. Bahkan, beberapa dari mereka harus berutang kepada orang atau bank untuk modal usahanya. Jika tidak ada dukungan pemerintah, sangat sulit usaha kecil masyarakat bisa berkembang, bisa-bisa malah tercancam gulung tikar (bangkrut),” kata Adi Laweung, Minggu (3/2/2019), di Banda Aceh.

Meski tidak ada dukungan dari pemerintah, Adi Laweung menjelaskan, juga banyak saat ini usaha rumah tangga warga Banda Aceh, seperti halnya yang berada di kawasan Ulee Kareng, yang telah berhasil berkembang dengan baik.

“Namun untuk para pelaku usaha yang baru memulai usahanya tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri. Jika usahanya tidak jalan, tentunya mereka tidak dapat mengembalikan modal yang telah dikeluarkan, khususnya yang mengambil kredit dan berususan dengan bank,” jelasnya.

Ke depan, Adi Lawueng mengatakan akan berupaya memperjuangkan agar adanya program bantuan modal dan perangkat industri bagi warga Banda Aceh.

“Ini potensi yang luar biasa untuk menghidupkan perekonomian masyarakat. Saat ini, minat usaha mandiri masyarakat itu tinggi, namun banyak yang terkendala modal dan dukungan dari pemerintah,” ungkap Adi Laweung yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif Banda Aceh daerah pemilihan Syiah Kuala-Ulee Kareng ini.

“Jika ada dukungan dan pendampingan bagi para pelaku usaha kecil masyarakat, Insya Allah produk-produk hasil industri rumah tangga warga Banda Aceh akan mampu bersaing di pasaran,” tambahnya. []

SHARE