Beranda Ekonomi Perlu Sinergi Antarpihak untuk Membangun Cot Girek

Perlu Sinergi Antarpihak untuk Membangun Cot Girek

BERBAGI
Dam Lima di areal PTPN di Aceh Utara. [Foto: istimewa]

LHOKSUKON – Aceh Utara memiliki banyak objek yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan daerah dan masyarakat. Namun untuk sampai ke sana, pemerintah kabupaten harus mampu membangun infrastruktur dan memberikan intensif kepada masyarakat di sekitar lokasi untuk memanfaatkannya.

“Banyak lokasi yang berpotensi mendatangkan keuntungan bagi daerah, namun pemerintah tidak menganggap serius hal ini. Padahal, untuk mewujudkannya, pemerintah kabupaten bisa menggandeng masyarakat sekitar dan memberikan pendampingan,” kata pemerhati daerah Aceh Utara, Yuchandra, Kamis (10/1).

Salah satunya adalah bekas pabrik gula di kawasan Cot Girek. Lokasi ini digunakan sebagai tempat penyimpanan pupuk. Menurut Yuchandra, beberapa waktu lalu lokasi ini sempat digunakan untuk anak-anak muda sebagai sanggar kesenian. Anak-anak muda di daerah ini juga menggunakan gedung itu sebagai sarana olah raga. Namun karena tak ada perhatian, PTPN akhirnya mengalihkan fungsi gedung ini.

“Masyarakat ingin fungsi gedung ini dikembalikan untuk aktivitas dan kegiatan remaja,” kata Yuchandra.

Daerah lain yang berpotensi menjadi tempat wisata adalah Dam Lima. Lokasi ini berada di areal PT Perkebunan Nasional. Lokasi ini, kata Yuchandra, dapat dijadikan areal perkemahan dan kegiatan alam terbuka. Kondisi alamnya yang baik sangat mendukung untuk dijadikan lokasi wisata.

Menurut Yuchandra, pemerintah kabupaten dapat melobi PTPN untuk meningkatkan infrastruktur di kawasan ini. Skema kerja sama ini dapat dilakukan dengan memberdayakan organisasi kemasyarakatan. PTPN sendiri telah menyerahkan beberapa fasilitas kepada masyarakat. Tinggal, tambah Yuchandra, pemerintah kabupaten menyediakan fasilitas pendukung di kawasan itu dan membangun akses jalan menuju lokasi.

“Ada banyak skenario yang bisa dilakukan. Namun ini membutuhkan keseriusan dan pemikiran yang kreatif. Kita butuh kreatifitas untuk berkembang dan menjadi sejahtera,” kata Yuchandra.

Yuchandra yakin masyarakat siap untuk mengelola kawasan ini. Termasuk menjaga kebersihan lingkungan agar Dam Lima tidak tercemar, terutama oleh limbah plastik. “Masyarakat Cot Girek sangat welcome kepada pendatang. Sepanjang pengunjung dapat menjaga diri untuk tidak berbuat hal yang melanggar syariat Islam dan menjaga lingkungan. Daerah ini akan sangat berkembang.”

Cot Girek berjarak sekitar 15 kilometer dari Lhoksukon, Ibu Kota Aceh Utara. Kecamatan ini berpenduduk sekitar 20 ribu orang. Menurut Yuchandra, ini adalah salah satu pasar potensial yang sebenarnya bisa mendatangkan keuntungan. [FY Fakhruddin]

BERBAGI