Beranda Lingkungan Bahas Polemik Tambang PT EMM di Beutong, Haji Uma Temui Kadis ESDM...

Bahas Polemik Tambang PT EMM di Beutong, Haji Uma Temui Kadis ESDM Aceh

BERBAGI
Haji Uma menemui Kadis ESDM Aceh membahas polemik tambang PT. EMM di Beutong Ateuh [Foto: Ist]

BANDA ACEH – Kehadiran perusahaan usaha tambang PT. Emas Mineral Murni (PT. EMM) di Beutong Ateuh Banggalan Kabupaten Nagan Raya telah menimbulkan gelombang protes dan penolakan dari warga setempat serta sejumlah pihak terkait lain di Aceh dalam beberapa waktu terakhir ini.

Reaksi penolakan terhadap PT. EMM mendapat perhatian serius dari anggota Komite II DPD RI asal Aceh, H. Sudirman alias Haji Uma yang turut memberi pernyataan di media massa beberapa waktu lalu. Menindaklanjuti polemik dan reaksi protes warga ini, kali ini Haji Uma menemui Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh, Ir. Mahdinur diruang kerjanya, Jumat (26/10/2018).

Menurut Haji Uma, kunjungannya ke Dinas ESDM Aceh untuk mendapatkan informasi lebih jauh sebagai bentuk tindaklanjut terhadap laporan tokoh masyarakat Beutong Ateuh Banggala yang disampaikan kepada dirinya terkait operasi usaha tambang emas milik PT. EMM di Beutong Ateuh Banggala.

Menanggapi Haji Uma, Kadis ESDM Aceh juga membenarkan adanya laporan masalah oleh warga dan protes penolakan PT. EMM. Namun sesuai regulasi terkait proses perizinan PT EMM sebagai perusahaan modal asing (PMA) menjadi wewenang Pemerintah Pusat, sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan aturan hukum terkait lainnya. Terkait polemik ini sendiri, pihak Dinas ESDM sedang memikirkan langkah yang tepat dan mencoba memberikan masukan kepada Kementerian ESDM.

Sementara itu, Haji Uma bersama staf setelah pertemuan dengan Dinas ESDM Aceh ini berencana akan turun langsung berkunjung ke Beutong Ateuh Banggala, Nagan Raya dalam waktu dekat ini. Kunjungan langsung ke Beutong Ateuh Banggala untuk bertemu dan mendengar langsung permasalahan dari masyarakat di sekitar lokasi operasi PT. EMM.

“Setelah ini saya bersama staf akan turun ke Beutong Ateuh Banggala untuk bertemu warga disana. Ini juga menindaklanjuti aspirasi tokoh masyarakat disana yang menyampaikan laporan secara langsung kepada saya beberapa waktu lalu. Selain itu, kita akan meninjau lokasi situs sejarah sebagaimana disampaikan warga disana”, ujar Haji Uma.

Sebagaimana diketahui, Haji Uma salah satu tokoh yang turut memberi pernyataan menyikapi masalah protes warga terhadap PT. EMM yang dilansir sejumlah media lokal di Aceh. Dalam pernyataannya kala itu, Haji Uma meminta Pemerintah untuk tidak menutup mata terhadap aspirasi masyarakat setempat serta mendesak adanya evaluasi terhadap izin usaha tambang PT. EMM di Beutong Ateuh Banggala, Nagan Raya. [RILIS]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here