Beranda Hukum Pengadilan Tolak Praperadilan Irwandi Yusuf Terkait Penangkapan dan Penetapannya Sebagai Tersangka Suap

Pengadilan Tolak Praperadilan Irwandi Yusuf Terkait Penangkapan dan Penetapannya Sebagai Tersangka Suap

BERBAGI
Irwandi Yusuf usai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK terkait kasus suap dana Otsus Aceh, Senin (13/8/2018). [Foto: Detik.com]

BANDA ACEH – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini, Rabu (24/10/2018), memutuskan menolak praperadilan yang diajukan Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf terkait penangkapan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi dan penetapan dirinya sebagai tersangka suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dan Dermaga Sabang.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada acehonline.info, Rabu sore, mengatakan dalam putusan itu, pengadilan menolak permohonan praperadilan Irwandi dengan beberapa pertimbangan yait uunsur tertangkap tangan terpenuhi, penetapan tersangka sah, serta penahanan sah.

“Sehingga putusan ini mempertegas keabsahan tangkap tangan, penyidikan dan penahanan yang telah dilakukan oleh KPK. Kami sampaikan terimakasih pada Hakim praperadilan yang telah mempertimbangkan secara tepat dalam praperadilan ini,” ujar Febri.

Sementara itu terkait penyidikan terkait kasus suap Dana Otonomi Khusus Aceh dan pembangunan dermaga Sabang, Febri mengatakan proses penyidikan terus dilakukan.

“Saat ini proses penyidikan sedang tahap finalisasi,” ungkap Febri Diansyah.

Sebelumnya beberapa waktu lalu, Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf melakukan praperadilan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penetapannya sebagai tersangka korupsi dugaan menerima suap terkait kasus Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dan suap pembangunan dermaga Sabang. Dalam permohonan praperadilan itu, Irwandi Yusuf mengklaim tidak pernah menerima meminta atau menerima uang suap.

Dalam permohonan praperadilan tersebut Irwandi juga menyampaikan bahwa dirinya telah menjadi gubernur sebelumnya dan mengklaim tidak pernah meminta atau menerima uang. [Reza Gunawan]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here