Beranda Ekonomi Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM Premium Jadi Rp 7 Ribu

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM Premium Jadi Rp 7 Ribu

BERBAGI
Ilustrasi SPBU

JAKARTA – Pemerintah resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dari Rp6.450 per liter menjadi Rp 7 ribu per liter.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan menyatakan dengan kenaikan tersebut, harga jual BBM jenis penugasan ini di wilayah Jawa-Madura-Bali naik dari Rp6.450 menjadi Rp7 ribu per liter. Sementara, untuk harga jual Premium di luar Jamali naik dari Rp6.400 menjadi Rp6.900 per liter.

“(Harga jual Premium) hanya disesuaikan kurang lebih tujuh persen padahal harga minyak mentah Indonesia (ICP) telah naik 25 persen,” ujar Menteri ESDM Ignasius Jonan usai menghadiri Forum Tri Hita Karana Sustainable Development di Hotel Sofitel Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10/2018).

Kenaikan harga Premium berlaku di seluruh Indonesia mulai pukul 18.00 WIB per hari ini, Rabu (10/10). Sementara, harga jual BBM jenis solar yang mendapatkan subsidi tetap Rp5. 150 per liter.

Pertamina pada hari ini juga telah mengerek harga jual seri Pertamax. External Communication Manager Pertamina Arya Dwi Paramita menyatakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi berlaku mulai hari ini, Rabu (10/10) di seluruh Indonesia pukul 11.00 WIB.

Melalui penyesuaian ini, di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya misalnya, harga Pertamax dipatok Rp10.400 per liter atau naik dari harga sebelumnya Rp9.500 per liter. Sementara itu harga Pertamax Turbo naik dari Rp10.700 per liter menjadi Rp12.250 per liter.

Di sisi lain, Pertamina Dex harganya naik dari Rp10.500 per liter menjadi Rp11.850 per liter. Dexlite naik dari Rp9 ribu per liter menjadi Rp10.500 per liter dan Biosolar Non-PSO sebesar Rp.9.800 per liter.

Jokowi Tunda Kenaikan Premium

Hanya selang beberapa menit, pemerintah membatalkan kenaikan harga Premium. Pertamina menurut Menteri ESDM Ignasius Jonan tidak siap menaikkan harga Premium.

“Sesuai arahan bapak Presiden rencana kenaikan harga Premium di Jamali menjadi Rp 7.000 dan di luar Jamali menjadi Rp 6.900, secepatnya pukul 18.00 hari ini, agar ditunda,” kata Menteri ESDM Ignasius Jonan di kawasan Nusa Dua, Rabu (10/10/2018).

Rencana kenaikan Premium akan dibahas ulang sambil menunggu kesiapan PT Pertamina (Persero). “Dibahas ulang sambil menunggu kesiapan PT Pertamina,” tutur Jonan.

“Jadi Pertamina butuh waktu untuk perhitungan. Jadi untuk sementara ditunda sampai Pertamina siap,” tambah Jonan.

Jadi dengan demikian baru menaikkan harga Pertamax Series dan Dex Series, serta Biosolar Non PSO mulai 11.00 WIB hari ini 10 Oktober 2018. Sedangkan harga BBM Premium, Biosolar PSO dan Pertalite tidak naik. Khusus untuk daerah yang terkena bencana alam di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah sementara ini harga tidak naik.

SUMBER: CNN Indonesia/Detik.com

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here