Beranda Nanggroe Sejumlah Desa di Aceh Barat dan Nagan Raya Dilanda Banjir

Sejumlah Desa di Aceh Barat dan Nagan Raya Dilanda Banjir

BERBAGI
Ilustrasi Banjir di Aceh Barat. [Foto: Kompas]

BANDA ACEH – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) T. Ahmad Dadek mengatakan sejumlah desa di Aceh Barat dan Nagan Raya dilanda banjir sejak dua hari terakhir akibat hujan yang menguyur dua wilayah tersebut.

“Sedikitnya 2.227 orang dari 644 keluarga yang tinggal di 17 gampong atau desa di tiga kecamatan terdampak banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Nagan Raya,” kata T. Ahmad Dadek di Banda Aceh sepeti dilansir Antara Aceh, Rabu (3/10/2018).

Dia menjelaskan sebagian wilayah Nagan Raya teredam air sejak Senin (1/10) pukul 23.15 WIB dan hingga Selasa (2/10) jalan-jalan rayanya masih tergenang air hingga setinggi setengah meter.

Banjir terjadi di sejumlah kecamatan yang meliputi Kecamatan Tadu Raya, banjir melanda Gampong Gunong Geulugo, Gunong Kupok, Alue Bata, Gunong Sapek, Sarah Nantok, Pasi Luah, Alue Gajah, Alue Labu, Siron, Gapa Garu, dan Cot Mee.

Banjir juga melanda gampong Pante Raya, Unong Krueng, Neubok Yee, Pante Rawa, dan Lueng Keube Jagat di Kecamatan Tripa Makmur, serta Darul Makmur dan Gampong Alue Bereyeng.

“BPBD bersama instansi terkait sedang mendata enam gampong di dua kecamatan, dan data tambahan korban banjir di wilayah Nagan Raya,” ia menambahkan.

Selain Nagan Raya, banjir juga terjadi di sejumlah wilayah di Aceh Barat, yang disebabkan meluapnya Sungai Krueng Woyla, sejak Selasa kemarin.

“Dilaporkan hari ini delapan di tiga kecamatan dari 17 gampong berada di sepanjang daerah aliran Sungai Krueng Woyla telah surut, seperti Gampong Blang Dalam di Kecamatan Woyla Timur,” ujarnya.

Lalu Gampong Mesjid, Pasie Jambu, Padang mancang, Marek, Muko di Kecamatan Kaway XVI, dan Gampong Pasie Aceh Tunong dan Pasie Mesjid memiliki korban terdampak banjir 265 kepala keluarga dengan 820 jiwa di Kecamatan Meureubo.

“Ada sembilan gampong di tiga kecamatan lagi yang belum surut airnya, dan hampir rata dengan permukaan air Sungai Krueng Woyla,” katanya.

Kesembilan gampong tersebut, dia merinci, yakni Pasie Leuhan korban yang terdampak 85 Kepala Keluarga (KK) dengan 327 orang di Kecamatan Johan Pahlawan, dan Teupin peraho di Kecamatan Arongan Lambalek.

“Korban terdampak banjir merata di tujuh gampong di Kecamatan Woyla Barat, yakni Napai 15 KK dengan 45 jiwa, Blangluah tujuh KK 25 orang, Alueeuhop 10 KK 25 jiwa, Blang Cot Mameh lima KK 11 orang, Leubok Padi Ara lima KK dengan 11 jiwa, Cot Lagan 75 orang santri dayah (pesantren), dan Peuleukung empat KK 17 jiwa,” terangnya.

“Tim kita di Aceh Barat terus melakukan pemantauan demi melakukan koordinasi penanganan lebih lanjut,” tegas Dadek.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengingatkan daerah-daerah di Aceh bagian Barat dan Selatan untuk mewaspadai dampak hujan dan petir.

“Waspada hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di barat-selatan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Aceh, Zakaria Ahmad.

SUMBER: Antara Aceh

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here