Beranda Ekonomi Ini Tahapan Tes Seleksi CPNS 2018 hingga Nilai Ambang Batas Kelulusan

Ini Tahapan Tes Seleksi CPNS 2018 hingga Nilai Ambang Batas Kelulusan

BERBAGI

JAKARTA – Pendaftaran tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 resmi dibuka secara daring pada 19 September mendatang.

Sistem pendaftaran itu dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional Badan Kepegawaian Negara via https://sscn.bkn.go.id. Selanjutnya proses seleksi CPNS 2018 akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN) baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), lalu dilanjutkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

“Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) harus dilalui oleh pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi. Seperti tahun lalu, pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dan kelulusan menggunakan nilai ambang batas (passing grade),” ujar Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Setiawan Wangsaatmadja dikutip dari situs Sekretariat Kabinet RI, Senin (10/9/2018).

Ia mengatakan dalam seleksi CPNS 2018, nilai SKD memiliki bobot 40 persen sementara SKB bobotnya 60 persen.

Untuk SKD , sambung Setiawan, peserta harus mengerjakan 100 soal yang terdiri dari soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal.

TKW adalah alat ukur untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, bahasa Indonesia, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

“Ini mencakup sistem tata negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peran bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, serta kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar,” ujar Setiawan.

Kemudian TIU untuk menilai intelegensia peserta seleksi dalam kemampuan verbal atau kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulisan. Selain itu, kemampuan numerik, atau kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan di antara angka-angka.

Kelompok soal ketiga adalah Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Soal-soal dalam kelompok soal ini mencakup hal-hal terkait dengan pelayanan publik, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, jejaring kerja, integritas diri, semangat berprestasi.

Untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, peserta SKD harus melampaui nilai ambang batas (passing grade).

“Passing grade bagi peserta SKD dari kelompok pelamar jalur umum sama seperti tahun lalu, yakni 143 untuk TKP, 80 untuk TIU dan 75 untuk TWK,” ujar Setiawan.

Passing Grade itu, sambung Setiawan, seperti diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018.

Sebelumnya diberitakan, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS tahun anggaran 2018 dibuka. Pendaftaran akan resmi dibuka pada hari Rabu, 19 September mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menjelaskan total formasi yang tersedia untuk diperebutkan oleh pelamar berjumlah 238.015.

“Formasi itu terdiri dari 51.271 Instansi Pusat (76 Kementerian/lembaga) dan 186.744 (525 Instansi Daerah),” katanya lewat keterangan tertulis, Kamis (6/9).

Bima menyampaikan bahwa sistem pendaftaran dan seleksi CPNS tahun 2018 akan dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional via https://sscn.bkn.go.id.

“CPNS 2018 tidak ada pendaftaran melalui portal mandiri oleh Instansi,” tegasnya.

Selanjutnya proses seleksi CPNS 2018 akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN) baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Antisipasi Jumlah Pelamar CPNS

Lebih rinci, Ketua Pelaksana Seleksi Nasional CPNS itu menguraikan bahwa BKN mengantisipasi dengan jumlah peserta seleksi yang bisa mencapai 5 hingga 6 Juta orang dan total pelamar akan melampaui total peserta.

Berdasarkan hasil evaluasi seleksi CPNS 2017, kesulitan update data Nomor Indentitas Kependudukan (NIK) menjadi kendala terbanyak pelamar.

“Terkait hal itu, BKN berharap sistem dari Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) juga siap,” katanya.

Lokasi Tes CPNS

Adapun untuk kesiapan lokasi tes seleksi CPNS 2018 hingga saat ini direncanakan akan dilaksanakan di 176 titik lokasi.

Titik-titik lokasi itu terdiri dari Kantor BKN Pusat, 14 Kantor Regional BKN dan 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, fasilitas mandiri dan kerjasama dengan Pemerintah Daerah.

“Untuk update persiapan pendaftaran CPNS 2018, tim SSCN BKN dan admin masing-masing Instansi sedang menginput seluruh formasi,” ujarnya.

Dengan demikian web sscn.bkn.go.id akan difungsikan setelah semua kementerian, lembaga, dan instansi daerah memasukkan formasi dan persyaratan pelamaran.

“Proses ini akan memakan waktu sampai dengan 18 September 2018,” tambahnya.

Syarat Wajar Bagi CPNS

Perihal syarat administrasi pendaftaran, imbuh Bima, BKN mengimbau seluruh Instansi penerima CPNS 2018 agar memberikan persyaratan yang wajar dan tidak menyusahkan masyarakat pelamar.

Menurut Bima, persyaratan seperti akreditasi dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) harus disesuaikan.

“IPK harus disesuaikan dengan indeks prestasi di wilayah masing-masing,” pungkasnya.[CNN Indonesia]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here