Beranda Ekonomi Ganti Rugi Lahan Pembangunan Tol Aceh Dihargai Rp 12 Ribu, Warga Mengadu...

Ganti Rugi Lahan Pembangunan Tol Aceh Dihargai Rp 12 Ribu, Warga Mengadu ke DPRA

BERBAGI

BANDA ACEH – Sejumlah warga dari empat desa di kawasasan Blang Bintang Aceh Besar mendatangi Kantor DPR Aceh, Senin (3/9/2018). Kedatangan warga itu terkait keberatan mereka terhadap ganti rugi pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Banda Aceh – Sigli yang dihargai sebesar Rp 12 – 40 ribu per meter.

“Para warga mengeluh atas penetapan harga yang ditetapkan KJPP (Kantor Jasa Penilaian Publik), di mana harganya hanya berkisar Rp 12-40 ribu per meter. Sedangkan pada tahun-tahun sebelumnya, harga ganti tugi lahannya adalah Rp 70-130 Ribu. Artinya, penetapan harga pembebasan lahan itu tidak sesuai standar seperti yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya,” kata Anggota Komisi I DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky, kepada wartawan usai menerima kedatangan warga Blang Bintang, Senin, di Gedung DPRA.

Terkait hal itu, Iskandar mengatakan Komisi I DPRA nantinya akan menindaklanjuti dengan memanggil pihak-pihak terkait seperti KJPP, Badan Pertanahan Aceh, Pemerintah Aceh, serta Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) I Aceh, untuk mempertanyakan soal ganti rugi pembebasan lahan pembangunan tol Aceh.

“Kami akan mempertanyakan standar apa yang mereka gunakan sehingga mereka bisa menilai begitu murah lahan masyarakat untuk pembebasan lahan untuk pembangunan tol Aceh ini,” jelas Iskandar.

Selain para pihak tersebut, Iskandar mengatakan Komisi I DPRA juga nantinya akan menghadirkan perwakilan masyarakat dalam pemanggilan tersebut.

“Bukan hanya warga desa yang datang ini, tetapi juga dari perwakilan desa-desa lain, agar diketahui berapa kisaran ganti rugi lahan di desa lain terkait pembangunan tol Aceh,” imbuhnya. [Reza Gunawan]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here