Beranda Hukum KPK Perpanjang Masa Penahanan Irwandi Yusuf dan Tiga Tersangka Lain Kasus Suap...

KPK Perpanjang Masa Penahanan Irwandi Yusuf dan Tiga Tersangka Lain Kasus Suap Dana Otsus Aceh

BERBAGI
Irwandi Yusuf usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jumat (6/7/2018). [Foto: Bisnis Jakarta]

BANDA ACEH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf sebagai tersangka kasus dugaan suap dana otonomi khusus Aceh.

“Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari dimulai tanggal 24 Juli – 1 September 2018 untuk tersangka tindak pidana kasus suap terkait pengalokasian dan penyaluran dana otonomi khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018, yaitu Irwandi Yusuf (gubernur Aceh) dan pihak swasta Hendri Yuzal (ajudan gubernur Aceh),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada acehonline.info, Jumat (20/7/2018), melaui pesan whatshap.

Selain Irwandi Yusuf dan Hendri Yuzal, Febri menambahkan, perpanjangan masa tahanan juga dilakukan KPK untuk dua tersangka lainnya yang terlibat kasus tersebut yaitu Bupati Bener Meriah nonaktif Ahmadi dan pihak swasta T. Saiful Bahri.

“Untuk kedua tersangka ini, perpanjangan penahanan selama 40 hari dimulai tanggal 25 Juli – 2 September 2018,” jelasnya.

Sebelumnya, Febri mengatakan keterangan para saksi yang diperiksa tim penyidik KPK memperkuat bukti-bukti dalam pengungkapan kasus dugaan suap Gubernur Aceh Irwandi Yusuf terkait dana otsus Aceh. KPK juga telah memblokir rekening para tersangka dan sejumlah saksi yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Di Mapolda Aceh beberapa waktu lalu, tim penyidik KPK telah memeriksa 15 orang saksi dari unsur pejabat pemerintahan, pegawai bank, hingga pihak swasta.

Sedangkan Rabu kemarin, penyidik KPK memeriksa empat saksi lainnya terkait kasus dugaan suap tersebut, yaitu Steffy Burase yang merupakan tenaga ahli event Aceh Marathon, Nizarli (Kepala Unit Pelelangan Aceh), Rizal Aswandi Syahbuddin (mantan Kepala dinas PU Aceh).

Selain itu, dalam pengembangan dan melengkapi bukti kasus dugaan suap Irwandi Yusuf, sejumlah instansi pemerintahan di Aceh seperti Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas PUPR, Dinas Pendidikan Aceh, serta Dinas Kesehatan Aceh juga sempat digeledah tim penyidik KPK. [Reza Gunawan]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here