Beranda Hukum Di Dinkes Aceh, Penyidik KPK Sita Dokumen Proyek Senilai Rp 1,15 Triliun

Di Dinkes Aceh, Penyidik KPK Sita Dokumen Proyek Senilai Rp 1,15 Triliun

BERBAGI
Juri Bicara KPK Febri Diansyah [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (11/7/2018), menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Aceh. Di Dinas Kesehatan Aceh, penyidik KPK menyita dokumen proyek terkait dana otonomi khusus senilai Rp 1,15 triliun.

“KPK terus menemukan bukti-bukti yang semakin kuat tentang dugaan suap terkait alokasi anggaran Dana Otonomi Khusus (DOK) Aceh,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada acehonline.info, Rabu siang.

Febri menjelaskan, penggeledahan yang dilakukan tim penyidik KPK hari ini berlangsung sejak Pukul 10.00 WIB di Dinas Pendidikan dan Kesehatan Aceh.

“Sejauh ini ditemukan dokumen-dokumen proyek, seperti Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas Kesehatan Aceh dengan nilai Rp 1,15 triliun,” jelas Febri.

Sementara untuk saksi terkait kasus Gubernur Aceh non-aktif Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah non-aktif, Ahmadi, Febri menambahkan, KPK telah mengirimkan surat panggilan pada sekitar 15 orang saksi dari unsur pemerintahan dan swasta di Banda Aceh dan Bener Meriah. “Jadwal pemeriksaan akan kami informasikan lebih lanjut,” ujarnya.

Febri berharap para saksi hadir di pemeriksaan tersebut. Karena keterangan saksi akan membuka tabir yang selama ini mungkin belum diketahui terkait dengan adanya dugaan korupsi dalam alokasi DOK Aceh ini,” ungkap Febri.

Dengan pengungkapan itu, kata Febri, akan ada titik terang bagaimana masyarakat Aceh bisa dirugikan karena praktek korupsi yang ada.

“Kejujuran para saksi dalam memberikan keterangan akan membantu penanganan perkara ini,” ujarnya.

Sementara itu untuk saksi yang sebagian dicekal ke luar negeri, Febri menambahkan, akan dilakukan pemeriksaan pekan depan. [Reza Gunawan]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here