Beranda Hukum Ditanya Soal Interpelasi DPRA, Wagub Aceh: Subtansi Jawaban Sedang Dipersiapkan

Ditanya Soal Interpelasi DPRA, Wagub Aceh: Subtansi Jawaban Sedang Dipersiapkan

BERBAGI
Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah. [Foto: AcehOnline/Reza Gunawan]

BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan tim Pemerintah Aceh sedang mempersiakan subtansi jawaban dari pertanyaan penggunaan hak interpelasi Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk disampaikan nantinya dalam sidang paripurna, yang akan digelar pada 4 Juni 2018 mendatang.

“Hanya saja seperti yang ketahui pak gubernur sedang berhalangan sementara karena sedang menjalankan ibabah umrah. Drafnya (jawaban interpelasi) sendiri secara subtansial sedang dalam proses diskusi internal,” kata Nova Iriansyah Kamis (31/5/2018), usai buka puasa bersama dengan pimpinan media dan wartawan, menjawab pertanyaan acehonline.info, terkait kesiapan Pemerintah Aceh menghadiri sidang paripurna penggunaan hak interpelasi DPRA.

Wagub mengatakan dirinya berharap sidang paripurna istimewa DPRA tersebut dapat digelar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ketika ditanyai apakah yang akan menghadiri paripurna itu gubernur atau wakil gubernur, Nova mengatakan hal tersebut tergantung dari arahan dari gubernur Aceh Irwandi Yusuf nantinya.

“Bisa saja saya yang hadir, jika arahan pak gub saya yang hadir, maka saya siap hadir,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, DPRA memutuskan akan memanggil Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dalam sidang paripurna khusus penggunaan hak interpelasi untuk mempertanyakan dugaan menerima suap senilai Rp 14 miliar terkait kasus korupsi BPKS Sabang.

Selain itu, dalam penggunaan hak interpelasi dewan itu, DPRA juga akan mempertanyakan dasar hukum gubernur Aceh menerbitkan Pergub APBA 2018 dan Pergub Nomor 5 Tahun 2018 yang mengatur pelaksanaan hukuman cambuk di lembaga pemasyarakatan (lapas).

“Dari hasil Rapat Banmus (Badan Musyawarah DPRA), disepakati paripurna penggunaan hak interpelasi untuk memanggil gubernur akan digelar pada 4 Juni 2018 mendatang,” kata Anggota Badan Musyawarah DPRA, Azhari Cage, kepada wartawan, Rabu (23/5/2018), di Gedung DPR Aceh.

Pertanyaan-pertanyaan yang dilayangkan kepada gubernur Aceh, Azhari Cage mengatakan telah dipersiapkan oleh tim DPRA.

“Dari 14 pertanyaan yang sebelumnya dirumuskan, kemungkinan bertambah karena disamping pertanyaan yang telah dipersiapkan, kepada tim dan anggota dewan juga akan diberi kesempatan untuk bertanya. Berapa bertambahnya tidak bisa dipastikan, yang jelas akan bertambah dari 14 pertanyaan yang telah ada,” ungkapnya. [Reza Gunawan]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here