Beranda Travel Sabang Termasuk 501 Pulau Terindah di Dunia

Sabang Termasuk 501 Pulau Terindah di Dunia

BERBAGI
Turis asing di acara pembukaan Sabang Marine Festival 2018. [Foto: Istimewa]

SABANG – Pulau Sabang yang berada di paling ujung Barat Indonesia memiliki banyak potensi wisata yang patut dikunjungi wisatawan mancanegara maupun lokal. Ada sejumlah keindahan alam bawah laut yang bisa dinikmati.

Keindahan alam bawah laut yang ada di Aceh ditindaklanjuti kemudian oleh Pemerintah Pusat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tantang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Nasional tahun 2010 sampai 2025, memasukkan Pulau Weh sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan dan Hubungan Antar Lembaga, Drs Abdul Karim menyebutkan, langkah ini tentunya memastikan pemerintah akan terus berkomitmen memajukan wisata daerah, melalui program Destination  Management Organization yang telah berjalan selama 7 tahun.

“Bersamaan dengan itu, kerjasama global untuk pembangunan pariwisata Sabang akan terus kita tingkatkan,” kata Drs Abdul Karim pada acara pembukaan Sabang Marine Festival 2018 di Sabang.

Kata Abdul Karim, Sabang tidak hanya memiliki  pesona wisata bahari dan budaya yang layak dikunjungi, tetapi juga merupakan menjadi kawasan bisnis yang sangat strategis di ujung barat Indonesia.

“Begitu indahnya sampai-sampai Great Britian Publishing  memberi julukan Sabang itu dengan istilah The Gold Island atau Pulau Emas,” ungkapnya.

Selain itu, Abdul Karim menjelaskan, Great Britian Publishing juga telah memasukkan Sabang ke dalam 501 pulau yang harus dikunjungi di dunia. Untuk itu, semua potensi ini ke depannya harus dikelola dengan baik, agar dunia pariwisata Sabang bisa lebih maju dan perekonomian masyarakat bisa terus meningkat.

Upaya pemerintah mempromosikan Sabang ke dunia selama ini telah banyak membuahkan hasil. Faktanya, jumlah kedatangan wisatawan terus mengalami peningkatan.

Pada tahun 2014 lalu, kunjungan wisatawan hanya 500.000 orang, kemudian mengalami peningkatan tahun 2015 menjadi 700.000 orang. Jumlah tersebut terus mengalami peningkatan pada tahun 2017 sudah mencapai 1 juta orang lebih

“Pada tahun ini kita menargetkan sekitar 1,2 juta wisatawan datang ke kawasan wisata ini (Sabang),” tegasnya.

Selain itu, setelah pemerintah memberikan skala prioritas membangkitkan sektor pariwisata. Apa lagi Sabang berada di Selat Malaka yang banyak dilintasi kapal-kapal jalur internasional telah memantik juga kunjungan kapal pesiar (Cruise). Setiap tahunnya juga terus mengalami peningkatan Cruise datang ke Sabang.

Sepanjang tahun 2016 lalu ada 12 kapal pesiar berlabuh di Sabang, sebelum melanjutkan ke Colombo, Maldive, Singapore dan Phuket. Sedangkan pada tahun 2017 lalu, kunjungan kapal pesiar meningkat tajam mencapai 84 kapal pesiar yang singgah di Sabang.

“Hal ini tentu sangat mengembirakan kita semua, karena dengan demikian semakin meningkatkan daya dorong perekonomian lokal. Maka perlu kita terus berbenah agar bisnis wisata di Sabang semakin berkembang,” jelasnya.

Menurutnya, Sabang Marine Festival 2018 ini, menjadi titik awal untuk mempromosikan Sabang ke dunia. Kegiatan ini tidak hanya menempatkan Sabang dalam peta destinasi pariwisata internasional. Akan tetapi juga menunjukkan kepada dunia bahwa Sabang destinasi wisata di Sabang paling aman, nyaman dan menarik untuk dikunjungi.

“Sabang Marine Festival ini bisa menginspirasi kita semua agar saling bekerjasama untuk memajukan pariwisata Aceh,” pintanya.

Melalui Sabang Marine Festival, sebutnya, dari Aceh bisa menyebarkan pesan-pesan perdamaian ke seluruh dunia. Sekaligus dapat mengundang semakin banyak wisatawan berkunjung ke Sabang. []

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here