Beranda Ekonomi Ilmiza Sa’aduddin Djamal: Pembangunan di Banda Aceh Jangan Meninggalkan Syariat Islam

Ilmiza Sa’aduddin Djamal: Pembangunan di Banda Aceh Jangan Meninggalkan Syariat Islam

BERBAGI
Anggota DPRK Banda Aceh, Ilmiza Sa'aduddin Djamal. [Foto: Reza Gunawan]

BANDA ACEH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Ilmiza Sa’aduddin Djamal, berharap Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh di bawah kepemimpinan Aminullah Usman – Zainal Arifin dapat mempertahankan pelaksanaan syariat Islam yang telah berjalan selama ini di Banda Aceh.

“Pemko Banda Aceh dalam hal melakukan pembangunan tetap mempertahankan fokusnya ke syariat. Pembangunan boleh dikerjakan semaksimal mungkin, namun syariat Islam jangan ditinggalkan,” kata Ilmiza Sa’aduddin Djamal kepada acehonline.info, Sabtu (21/4/2018), di Banda Aceh.

Perjalanan syariat Islam di Banda Aceh selama ini, kata Ilmiza, sudah berjalan sangat baik. Hal ini menurutnya, harus lebih ditingkatkan ke depan oleh Pemko Banda Aceh.

“Ini yang terlu dipertahankan dan ditingkatkan, agar dapat membangkitkan kepribadian insan-isan di banda Aceh untuk betul-betul bertaqwa kepada Allah SWT,” ujarnya.

Seluruh upaya pembangunan di Banda Aceh, Ilmiza menambahkan, jika masyarakatnya bertaqwa dan berfikir ke arah syariat, maka semua pembangunan akan berjalan dengan baik.

“Apabila kita tinggalkan, semua secara otomatis akan hilang dan ditinggalkan,” ujar Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Banda Aceh ini.

Perjalanan syariat Islam di Banda Aceh selama ini sudah berjalan sangat baik. Ini yang terlu dipertahankan dan ditingkatkan, agar dapat membangkitkan kepribadian insan-isan di banda Aceh untuk betul-betul bertaqwa kepada Allah SWT.

Seluruh upaya pembangunan, jika masyarakatnya bertaqwa dan berfikir ke arah syariat, maka semua pembangunan akan berjalan dengan baik. Apabila kita tinggalkan, semua secara otomatis akan hilang dan ditinggalkan.

Selain itu Ilmiza juga mengatakan pembangunan monumental yang penah dilakukan pemerintah sebelumnya, seperti Gedung Madani Center yang pemanfaatannya belum optimal, diharapkan dapat dioptimalkan dengan maksimal, agar mendapatkan sumber pendapatan bagi Pemko Banda Aceh.

“Dalam hal peningkatan ekonomi, saya pikir Pak Aminullah sudah memiliki kiat-kiat yang jitu. Meskipun demikian, persoalan usaha kecil menengah harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Selain itu, kata Ilmiza, peran Ulama juga sangat dibutuhkan dalam pembangunan Kota Banda Aceh.

“Kepada jajaran pemerintahan juga diharapkan betul-betul mendukung Banda Aceh menjadi Kota Gemilang, dalam bingkai syariah,” ujarnya. [Reza Gunawan]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here