Beranda Nanggroe Ghazali Abbas Adan: Polemik Hukum Cambuk di Lapas Harus Segera Diselesaikan

Ghazali Abbas Adan: Polemik Hukum Cambuk di Lapas Harus Segera Diselesaikan

BERBAGI
Anggota DPD-RI asal Aceh Ghazali Abbas Adan. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH – Anggota DPD RI asal Aceh Ghazali Abbas Adan mengatakan polemik pro dan kontra pelaksanaan hukuman cambuk di lembaga pemasyarakatan harus dapat diselesaikan secara musyawarah dan mufakat.

“Persoalan ini harus diselesaikan secara cerdas dan beradap dengan saling menghargai, bukan dengan saling menghujat atau memfitnah serta saling memprokasi, ” kata Ghazali Abbas Adan dalam siaran pers yang diterima acehonline.info, Sabtu (21/4/2018).

Polemik ini, kata Ghazali Abbas, harus diselesaikan segera agar tidak berlarut . “Kita harus memikir bagaimana mensejaterakan masyarakat Aceh. Sekarang bagaimana kita berfikir membangun Aceh yang sejahtera, Aceh damai, Aceh hebat, jangan kita habiskan baterai untuk hal-hal seperti ini,” ungkapnya.

Pelaksanaan cambuk itu, kata Ghazali Abbad, tak perlu dipermasalahkan. “Kalau memang masyarakat mau dilaksanakan di muka umum silakan, nggak perlu harus ribut masalah tersebut. Kita harus berpikir cerdas, dan selesaikan dengan musyarawarah,” terang Ghazali Abbas.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menetapkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Acara Hukum Jinayat, yang mengatur pelaksanaan hukuman cambuk bagi pelanggar syariat Islam dilakukan di lembaga pemasyarakatan (lapas).

Aturan itu mendapat penolakan dari berbagai pihak, seperti DPRA, politisi Aceh, serta berbagai kalangan ormas Islam. Wakil Ketua MPU Aceh Faisal Ali juga menyebutkan MPU Aceh tidak terlibat dalam proses pembahasan penetapan Pergub itu.

Namun, hal itu dibantah oleh Irwandi Yusuf yang mengatakan telah duduk bersama ulama dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh. []

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here