Beranda Ekonomi Di Aceh, Baru Tiga Pelabuhan yang Melayani Ekspor Impor

Di Aceh, Baru Tiga Pelabuhan yang Melayani Ekspor Impor

145
BERBAGI
Pelabuhan Krueng Geukueh Lhokseumawe. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH – Dari sejumlah pelabuhan yang ada di Aceh, baru tiga pelabuhan aktif yang melayani kegiatan ekspor dan impor sejak awal hingga dua bulan di tahun ini dengan total barang bongkar muat 4.098 ton.

“Dalam dua bulan, ada 4.098 ton barang. 3.874 ton barang di bongkar, dan 224 ton barang di muat ke kapal laut,” terang Kepala Badan Pusat Statistik Aceh, Wahyudin di Banda Aceh, Kamis (12/4/2018).

Ia merinci, jumlah barang di bongkar dari kegiatan impor terjadi di Pelabuhan Krueng Geukuh di Aceh Utara sebanyak 2.971 ton, dan di Pelabuhan Kuala Langsa, Langsa tercatat 902 ton.

Satu-satunya kegiatan ekspor barang selama periode Januari hingga Februari tahun ini melalui pelabuhan laut, terjadi di Pelabuhan Meulaboh, Aceh Barat sebanyak 224 ton.

Seperti diketahui, provinsi yang terletak di ujung Barat di Indonesia tersebut total memiliki 11 pelabuhan laut, namun lima di antaranya baru aktif melakukan kegiatan ekspor dan impor.

“Untuk Pelabuhan Ulee Lheue, Malahayati, dan Lhoknga di Banda Aceh dan Aceh Besar, serta Pelabuhan Balohan di Sabang, belum melakukan kegiatan bongkar dan muat barang,” katanya.

“Kondisi ini, biasa bagi para eksportir dan importir. Mereka masih butuh waktu di awal tahun, karena kegiatan berjalan sesuai kontrak,” tutur Wahyudin. [AntaraAceh]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here