Beranda Nanggroe Tengku Ni: Jangan Lupakan Saat Berperang Dulu

Tengku Ni: Jangan Lupakan Saat Berperang Dulu

BERBAGI
Ketua Mualimin Aceh Tgk Zulkarnaini, [Foto: Reza Gunawan]

BANDA ACEH – Ketua Mualimin Aceh yang menaungi kalangan eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang mengenyam pendidikan militer di Libya, Tengku Zulkarnaini, meminta seluruh kader Partai Aceh khususnya jajaran Komite Peralihan Atjeh (KPA) dan Eks Libya, serta politisi Partai Aceh untuk tidak melupakan masa-masa perjuangan saat peperangan (konflik Aceh) dahulu. Hal ini menurutnya penting agar kalangan GAM tidak melupakan dasar-dasar perjuangan yang bertujuan untuk memakmurkan Aceh dan mewujudkan kesejahteraan di masyarakat.

Bek laloe ngoen peng griek (jangan terlena dengan uang), jika sudah ada jabatan, jangan melupakan rekan-rekan seperjuangan yang mengalirkan darahnya, serta masyarakat yang memberikan dukungan saat berperang dulu,” kata Tgk. Zulkarnaini dalam sambutannya usai pelantikan pengurus DPA Partai Aceh, Selasa malam (10/4/2018), di Banda Aceh.

Tgk Zulkarnaini yang akrab disapa Tgk Ni itu juga berharap kepada seluruh kader PA dan KPA yang telah mendapatkan amanah (jabatan) untuk dapat memikirkan apa diinginkan masyarakat dan mewujudkannya.

“Banyak anak-anak Aceh di pedalaman, jangankan SMA, SMP saja tidak tamat. Belum lagi soal kesejahteraan masyarakat. Di kalangan GAM saja yang telah menyumbangan nyawa dan darah masih belum banyak yang sejahtera. Begitu juga janda-janda dan anak yatim. Ini yang harus dipikirkan,” ujarnya.

Selain itu, Tgk. Ni juga berharap kepada anggota legislatif Partai Aceh untuk melahirkan qanun-qanun (regulasi) yang menyangkut kepentingan masyarakat dan Aceh secara umum.

“Bendera setelah dibuat qanun, lalu cooling down, tapi sekarang sudah tidak ada ujungnya lagi (kejelasan hukum). Begitu juga soal tapal batas Aceh tidak tahu sampai mana. Apa juga katanya Aceh punya hak khusus? kita hanya mendengar saja MoU Helsinki, tapi realisasinya tidak ada,” ungkap Tgk Ni.

Para anggota DPRA dari Partai Aceh, kata Tgk Ni, memiliki tanggungjawab yang besar, dalam mewujudkan harapan masyarakat Aceh.

“Turun dan temui langsung masyarakat, jangan duduk manis saja. Tidak salah jika nantinya masyarakat tidak memperdulikan para anggota dewan yang kembali mencalonkan diri,” ujarnya.

Tgk Ni berharap seluruh elemen di Aceh, baik gubernur, wakil gubernur, DPRA, serta seluruh elemen lainnya di Aceh untuk bersatu membangun Aceh.

“Tokoh-tokoh perjuangan yang ada di luar Aceh, mari pulang ke Aceh untuk bersama sama membangun Aceh, seperti yang telah diamanahkan oleh Paduka Wali Naggroe Hasan Tiro,” ujarnya.

Para undangan yang menghadiri acara pelantikan pengurus DPA Partai Aceh. [Foto: Reza Gunawan]
Kepada pengurus PA dan KPA di seluruh Aceh, Tgk Ni mengatakan saat ini telah tiba waktunya mengambil peran untuk memenangkan Partai Aceh di 2019.

“Kepada Mualimin yang masih tersisa di Aceh jangan mensia-siakan kesempatan, ambil tanggungjawab, untuk mewujudkan Aceh yang bermartabat,” kata Tgk Ni.

Selain itu, Tgk Ni juga berpesan kepada seluruh mantan kombatan GAM, khususnya eks Libya, untuk menjaga diri dan tidak mencoreng nama Partai Aceh dan Komite Peralihan Atjeh.

“Satu kata yang dikeluarkan oleh eks-eks ini, sepuluh kali akan disambut oleh orang” ujarnya. [Reza Gunawan]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here