Beranda Lingkungan Pertanyakan Pembangunan di Taman Nasional Gunung Leuser, Konsulat Amerika Bertemu Wagub Aceh

Pertanyakan Pembangunan di Taman Nasional Gunung Leuser, Konsulat Amerika Bertemu Wagub Aceh

BERBAGI
Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser. [Foto: triptrus.com/dephut.go.id]

BANDA ACEH – Konsulat Amerika Serikat untuk wilayah Sumatera, Juha P Salin, didampingi Pejabat Khusus bidang politik dan ekonomi, Rachma Jaurinata, membahas isu lingkungan dan kawasan hutan Leuser yang selama ini menjadi perhatian dunia, Selasa (10/4/2018), di rumah dinas Wakil Gubernur Aceh.

Dalam pertemuan itu, Juha menanyakan terkait isu pembangunan infrastruktur yang dilakukan di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang telah menarik perhatian para aktivis lingkungan hingga Unesco tersebut.

“Kita ingin mendengarkan langsung dari Pemerintah Aceh terkait isu pembangunan di kawasan Gunung Leuser,” kata Juha.

Pada kesempatan tersebut, Nova menegaskan Pemerintah Aceh sangat komit terhadap perlindungan kawasan hutan. Hal itu juga merupakan bagian dari program Aceh Green yang diusung Pemerintah Aceh.

“Tidak benar ada pembangunan di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), yang ada peningkatan jalan yang sudah ada yang digunakan oleh masyarakat,” kata Nova.

Nova menyampaikan rencana pembangunan proyek geothermal di sekitar TNGL yang pernah direncakan Pemerintah Aceh sebelumnya juga sudah dibatalkan.

“Sudah menjadi kewajiban kami untuk menjaga Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), karena itu bukan hanya milik Aceh, tapi juga milik dunia,” ujar Nova.

Pada kesempatan tersebut, Nova juga menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh akan menjalin kerjasama pengelolaan hutan dengan Negara Bagian Amerika, Oregon.

“Kami akan deklarasi “sister forest” antara Aceh dan Oregon, tentunya nanti kita akan sama-sama belajar terkait manajemen dan perlindungan hutan,” ujar Nova. [RILIS]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here