Beranda Ekonomi DPRA Sampaikan Penolakan Terhadap Rancangan Pergub APBA ke Dirjen Bina Keuangan Daerah

DPRA Sampaikan Penolakan Terhadap Rancangan Pergub APBA ke Dirjen Bina Keuangan Daerah

BERBAGI

BANDA ACEH – Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Azhari Cage, mengatakan DPR Aceh telah menyampaikan sikap terkait usulan rancangan peraturan gubernur Aceh tentang APBA dalam pertemuan dengan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Rabu (7/3/2018), di Jakarta. Dalam pertemuan itu, Tim yang terdiri dari pimpinan dan anggota badan anggara DPRA menyampaikan akan melakukan upaya hukum jika Pergub APBA disahkan dan disetujui Kemendagri.

“Usulan Pergub APBA itu illegal dan tidak memiliki dasar hukum, karena tidak ada kesepakatan bersama KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara),” kata Azhari Cage, Rabu sore.

Jika Kemendagri tetap mempergubkan APBA 2018 dan disetujui, Azhari Cage mengatakan DPRA akan segera menggelar paripurna untuk memutuskan upaya hukum yang akan dilakukan, yaitu melakukan uji materil (judicial review) ke Mahkamah Agung.

“Upaya hukum ini dilakukan untuk mengetahui apa dasar hukum menyetujui dan mensahkan pergub itu, karena setahu kami tidak ada aturan hukum yang mengaturnya. Jika KUA-PPAS belum disepakati, maka tidak bisa dibahas Rancangan APBA,” ungkap Azhari Cage.

“Berbeda dengan DKI Jakarta dulu semasa Ahok memimpin, KUA-PPAS-nya sudah ada kesepakatan, hanya R-APBD-nya saja yang belum,” tambahnya.

Ketika ditanyai apa tanggapan pihak Kemendagri mengenai sikap DPRA itu, Azhari mengatakan Dirjen Keuangan hanya menjaring masukan dari DPR Aceh, yang juga sebelumnya melakukan pertemuan dengan gubenur Aceh untuk mengetahui permasalan pembahasan anggaran Aceh, yang tidak adanya kesepakatan antara eksekutif dan legislatif.

“Masukan itu nanti akan disampaikan ke Mendagri. Keputusannya ada di beliau (Mendagri), yang kemungkinan akan diputuskan Senin nanti, apakah (Pergub APBA) dibahas atau tidak oleh Kemendagri,” ujarnya.

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here