Beranda Nanggroe Komisi IX DPR RI Pantau Pelayanan Kesehatan di Aceh

Komisi IX DPR RI Pantau Pelayanan Kesehatan di Aceh

BERBAGI

BANDA ACEH – Komisi IX DPR RI melakukan kunjungannya ke Provinsi Aceh. Kedatangan rombongan itu untuk memantau persoalan pelayanan kesehatan dan ketenagakerjaan.

Ketua komisi IX DPR RI, Dede Yusuf mengatakan pihaknya ke Aceh untuk memastikan pelayanan kesehatan di Aceh berjalan dengan baik. Selain Aceh, pihaknya juga telah melakukan kunjungan kerja ke beberapa daerah.

“Alasanya kita mengapa berkunjung ke Aceh, karena Aceh memilik dana otsus, sehingga pihaknya ingin memastikan kasus gizi buruk yang terjadi di asmat papua juga tidak menimpa di aceh,” katanya, Rabu (28/2/2018).

Dede Yusuf juga menambahkan saat ini persoalan yang dihadapi di Aceh adalah masih tingginya angka pengangguran.

“Persoalan tenaga kerja juga harus menjadi perhatian serius Pemerintah Aceh,” ujarnya

Dalam menciptakan lapangan kerja, kata Dede Yusuf, pemerintah Aceh harus membuat inovasi sehingga dapat membuka lapangan kerja.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan, Hukum dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Bayu Wahyudi mengapresiasi pemerintah Aceh karena telah universal health coverage yaitu seluruh penduduknya telah terjamin kesehatannya melalui program JKA yang terintegrasi dengan progam JKN-KIS.

“Selama empat tahun program JKN-KIS berjalan, total biaya yang telah dikeluarkan untuk pelayanan kesehatan secara Nasionl mencapai Rp250 triliun,” sebutnya.

Terkait defisitnya BPJS Kesehatan atau dana JKN, jelas Bayu, terjadi karena biaya yang masuk melalui iuran yang dibayarkan tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan untuk membiayai pelayanan kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, Sari Quratul Ainy mengharapkan dukungan dari Komisi IX DPR RI untuk mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan program JKN di provinsi Aceh.

“Kami mengharapkan dukungan penuh dari DPR RI dalam mengatasi berbagai permasalahan pelayanan kesehatan, sehingga tidak berdampak pada pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkap Sari Quratul Ainy. [Tomy]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here