Beranda Infotaiment Di Banda Aceh, Barongsai Jadi Media Persahabatan Etnis Tionghoa dan Muslim

Di Banda Aceh, Barongsai Jadi Media Persahabatan Etnis Tionghoa dan Muslim

BERBAGI
Penampilan Barongsai di Banda Aceh. [Foto: Kompas.com]

BANDA ACEH – Barongsai, tarian tradisional China, menjadi salah satu media perekat persahabatan antara etnis Tionghoa dan Muslim di Kota Banda Aceh. Hal itu terlihat dari 25 penari barongsai, delapan di antaranya adalah pelajar Muslim warga Banda Aceh yang selalu ikut dalam penampilan barongsai setiap perayaan tahun baru Imlek.

“Di mana pun barongsai tidak melihat etnis, suku, dan agama. Siapa saja yang mau bergabung kita terbuka, untuk seluruh pelajar hingga mahasiswa, termasuk untuk Muslim, dengan batasan umur sampai dengan 30 tahun,” kata Acong, pelatih barongsai dari Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Aceh, Jumat (16/2/2018).

Menurut Acong, delapan pelajar Muslim warga Banda Aceh sudah bergabung dengan kelompok barongsai ini sejak lima tahun lalu, setelah satu tahun terbentuknya kelompok barongsai di bawah naungan FOBI Aceh.

“Barongsai kami ini sudah enam tahun lalu. Kawan-kawan pelajar Muslim warga Aceh sudah bergabung dengan kami sekitar lima tahun, dan jumlah yang bergabung dari musim setiap tahunnya terus meningkat. Ada yang keluar karena sudah lewat usia dan masuk lagi yang masih muda,” ujar Acong.

Untuk menyambut tahun baru Imlek 2018, kaloborasi barongsai etnis Tionghoa dengan Muslim ditampilkan di kawasan Pasar Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, untuk menghibur warga. Diharapkan, pada tahun mendatang rezeki mereka dapat bertambah dari tahun sebelumnya.

“Hari ini kami tampilkan barongsai dalam rangka menyambut hari raya China, tujuannya untuk menghibur warga Banda Aceh sehingga di tahun depan rezekinya lebih bertambah dari tahun sebelumnya,” ucap Acong. [Kompas.com]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here